Warga Minta Kejari Usut 8 Poin Laporan Dugaan Kebocoran ADD Muara Langeh..? Total Laporan Menembus Angka Rp 505 Juta.

368
Delapan Poin Laporan Warga/Ist

MERANGIN,- Delapan poin laporan warga Desa Muara Langeh, Tabir Barat, terkait dugaan ‘kebocoran demi kebocoran’ Anggaran Dana Desa (DD), memang sudah masuk ‘kantong’ kejari Merangin, beberapa waktu lalu.

Warga berharap ‘indikasi demi indikasi’ laporan warga tersebut, dapat disikapi aparat Adhiyaksa Merangin melalui proses hukum.

” Ada delapan poin dugaan kebocoran DD setempat yang kita laporkan secara resmi terhadap terhadap Kejari Merangin, atau Senin, (21/8), sekitar pukul 11.30 WIB.  Dan atas nama warga, kami minta laporan tersebut dapat cepat ditindaklanjuti.

Setidaknya ada proggres hukum yang bergerak maju, yang dilakukan aparat adhiyaksa terkait laporan tersebut,” Ungkap Aripin yang tak lain koordinator laporan, kepada jejakjambi.com, baru – baru ini.

Delapan poin yang dilaporkan warga tersebut tak lain, pembangunan jembatan box dengan ukuran 10 meter, namun yang dibangun hanya 7 meter dengan anggaran dana 2016 senilai Rp 179 Juta lebih.

Selanjutnya poin laporan kedua, pembangunan Puskesdes dengan dana Rp 166 Juta, sampai sekarang keberadaan-nya tidak dimanfaatkan dengan baik.

Kemudian, pengangkatan perangkat desa tidak sesuai dengan Undang Undang (UU) Nomor 5 tahun 2016. Selain itu, Kucuran Dana dari Gubernur Jambi tahun 2016, senilai Rp 60 Juta, tidak diketahui secara pasti pengunaannya untuk apa.

Berlanjut pada pembangunan fisik turap Puskesdes tahun 2017, yang dibangun hanya 17 meter, dari 20 meter Rancangan Anggaran Biaya (RAB), dengan anggaran Rp 50 Juta.

Pembelian kawat 50 rol tahun 2017 Rp 10 Juta, sampai sekarang perkakas tersebut, tidak pernah ada.

Pengadaan satu paket buku perpustakaan desa, serta mobiler desa tahun 2017, senilai Rp 25 Juta, sampai sekarang buku dan mobiler-nya sama sekali tidak pernah terlihat.

Dan poin terakhir, pengadaan peralatan Puskesdes satu paket tahun 2017, senilai Rp 15 Juta, sampai sekarang juga perkakas kesehatan tersebut tidak pernah ada.

” Jika laporan ini, tidak disikapi Kejari Merangin, maka laporan ini akan kami tarik dan tembuskan kepada Kejati Jambi. Dan kami tidak main -main soal laporan ini, demi memberikan efek jera, jika jangan main main terhadap Dana Desa,” Tandasnya.

dari beberapa poin dugaan penyimpangan DD yang dilaporkan warga,  saat dikonfirmasi Kades Muara Langeh Agustam hanya mengklarifikasi satu poin persoalan, sedangkan 7 poin lagi, masih belum ditanggapi.

” Terkait kekurangan volume pekerjaan turap Puskesdes, sudah saya tambah volume pekerjaan-nya,” Singkat Agustam, tanpa mau memberikan tanggapan terkait 7 poin lain-nya atas laporan warga. (*)

REPORTER : Rabu Iskandar/Chatur
EDITOR : Chatur  

 























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here