Viral Tukang Cukur di Bogor Pakai APD Buatan Sendiri di Tengah Wabah Corona

106
Herman Maulanasyah, bersiap sebelum memberikan potongan rambut kepada pelanggannya di Bogor, Jawa barat /Ist

JEJAKJAMBI.COM,- Herman Maulanasyah (40), seorang tukang cukur asal Ciawi, Bogor viral hingga ke mancanegara. Hal itu karena foto dan video kegiatannya saat mencukur rambut pelanggannya menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) tersebar di media sosial.

Selama wabah corona ini, Herman mengaku selalu menggunakan APD saat mencukur rambut pelanggannya. Uniknya, Herman membuat sendiri APD yang mirip hazmat tersebut.

BACA JUGA : Bugil Massal di Hotel, 14 ABG Pesta Seks dan Narkoba Diringkus Aparat..!

“Efek dari wabah corona ini membuat saya berpikir bahwa pencegahan harus dilakukan saat saya sedang bekerja, makanya saya membuat dan mengenakan APD,” tutur Herman seperti dilansir dari laman kumparan (10/04/2020).

Selain sebagai perlindungan diri sendiri, pemilik Chemot Barbershop ini mengaku, aksinya dilakukan sebagai sosialisasi kepada masyarakat tentang wabah corona dan pencegahannya. Pelanggan yang menggunakan jasa Herman juga diberi fasilitas cairan antiseptik untuk membasuh tangan mereka.

APD dibuat dengan menggunakan plastik polybag, lilin dan lakban untuk mengeratkan. Penata rambut yang telah memulai pekerjaannya lebih dari 15 tahun ini hanya membutuhkan waktu kurang dari satu jam untuk membuat satu buah APD.

“Saya buat tiga APD, bikinnya ngga sampai satu jam. Setelah saya pakai langsung dicuci dan disemprot cairan disinfektan juga, jadi setiap hari ganti APD.” tambahnya.

Herman juga bercerita bahwa wabah virus corona membuat pendapatannya menurun drastis. Biasanya dalam sehari ia melayani hingga 30 orang pelanggan, namun karena wabah corona pelanggannya tidak sampai 10 orang. Meski demikian Herman tetap kreatif dan mencari cara alternatif dengan membuat APD agar masih dapat melanjutkan pekerjaannya.

“Sebelum wabah pelanggan bisa sampai 30 orang sehari, tapi sekarang 10 orang aja enggak sampe,” lanjut Herman.(*)

SUMBER : kumparan.com

 
















LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here