Usai Aksi Demo, LSM Bidik laporkan Dugaan Tak Beres Proyek Hall Pemda Merangin..! Nah Loh, Gimana Nih?

25
Coretan aksi demontrasi LSM Bidik/Ist

KOTAJAMBI, JEJAKJAMBI,– Dugaan tak beres pada proyek rehab bangunan Hall Pemda Merangin, memasuki babak baru. Sejumlah aktivis yang mengatas namakan LSM Bidik, dibawah koordinator Achmadi Anom,  Jumat, (2/3), atau sekitar pukul 09.40 WIB, melakukan aksi demontrasi damai di depan kantor Kejati Jambi, terkait tudingan tak beres pada proyek rehab Hall Pemda Merangin, lewat kucuran dana APBD Merangin 2017.

Berbagai coretan melalui bahan kertas karton, nampak mewarnai aksi demontrasi yang berlangsung dibawah pengawalan ketat aparat kepolisian. Diantara coretan yang terpantau, ‘panggil dan periksa Kabid PU Cipta Karya Merangin’ hingga coretan karton bertuliskan ‘ proyek diduga mengurangi volume pekerjaan’.

” Kami minta Kejati Jambi, segera memanggil dan memeriksa Kabid Cipta Karya Dinas PU Merangin, terkait dugaan tak beres pada proyek rehab Hall Pemda Merangin yang menelan anggaran Rp 1,1 Miliar, dengan rekanan pekerjaan CV Payo More Rawang, dan konsultan proyek CV Bhakti Paramuda.

” Selain, proyek tersebut terkesan asal jadi, juga diduga proyek tersebut terjadi pengurangan volume pekerjaan, tak terkecuali bahan utama lapangan badminton yang diduga jadi titik utama persoalan. Bahkan sampai saat ini, Hall Pemda Merangin tersebut tidak bisa digunakan, meski diklaim pihak Dinas PU Merangin sudah rampung kerjakan,” Tegas Achmadi Anom, saat melakukan orasi kerasnya, didepan kantor Kejati Jambi, seraya mengatakan, akan mendatangkan massa yang lebih banyak, jika persoalan tersebut tidak segera disikapi Kejati Jambi.

Diselah berlangsungnya aksi Demo, Achmad Anom sempat mengatakan, selain melakukan aksi demontrasi, pihaknya juga akan melaporkan kasus proyek Hall Pemda Merangin yang diduga bermasalah kepada Kejati Jambi.

” Jika hari ini kita diterima pihak Kejati Jambi, maka hari ini juga laporan atas kasus ini kita layangkan secara resmi kepada Kejati Jambi, guna dapat diproses. Dan kami LSM Bidik siap membantu berbagai data yang dibutuhkan Kejati Jambi, atas dugaan tak beres pada proyek yang ada di Bumi Merangin tersebut,” Tantangnya tak ragu.

Setelah sekian lama berorasi, Kejati Jambi melalui Kasi Penerangan Hukum Dedi Susanto, akhirnya menemui para demonstran, dan menerima beberapa perwakilan demontrasi, untuk hearing terkait persoalan aksi demontrasi yang disuarakan.

” Alhamdulillah, laporan resmi kita dari LSM Bidik terkait dugaan tak beres hall Pemda Merangin, sudah diterima pihak Kejati Jambi. Dan sekali lagi, kami minta persoalan ini dapat segera ditindak lanjuti guna cepat diproses secara hukum,” Tukasnya.

Terpisah Kejati Jambi melalui Kasi Penerangan Hukum Dedi Susanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya aksi demontrasi yang dilakukan LSM Bidik didepan kantor Kejati Jambi.

” Dan persoalan yang disuarakan LSM Bidik, tak lain terkait dugaan tak beres pada proyek Hall Pemda Merangin. Dan benar, jika LSM Bidik sudah melaporkan kasus ini terhadap Kejati Jambi secara resmi. Mudah mudahan dalam waktu dekat, akan kita tindak lanjuti,” Jelasnya saat dikonfirmasi via ponsel.

Lalu bagaimana tanggapan Kabid Cipta Karya Dinas PU Merangin Muzakir, terkait proyek dibawah leading sektor jabatanya tersebut? Menanggapi aksi tersebut, Muzakir tetap mengklaim jika proyek Hall Pemda Merangin tersebut sama sekali tidak ada persoalan.

” Silakan saja mau demo soal proyek hall Pemda Merangin, itu kan haknya mereka. Yang jelas proyek tersebut sudah sesuai dengan perencanaan dan tidak bermasalah sama sekali. Apalagi rehab Hall Pemda Merangin tersebut, baru selesai dilakukan pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Kita tunggu saja hasil pemeriksaanya, apakah bermasalah atau tidak,” Tandasnya. (*)

REPORTER : Chatur























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here