Ups,,Diduga Halangi Dan Diancam Saat Liputan, Jurnalist Tv One Lapor Polisi..! Ini Terjadi di Merangin,,, Kok Bisa?

1180
Potret dugaan pelarangan dan ancaman saat liputan/Ist

MERANGIN,- Merasa hak profesinya sebagai jurnalis, dihalang – halangi saat tengah melakukan liputan, Riko (45), salah satu jurnalis TV One yang bertugas di Merangin, melaporkan Bambang yang diduga, salah seoarang petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dikawasan Tambang Baru, Tabir Lintas, Merangin, ke Mapolres Merangin, Jumat, (25/5), sekitar pukul, 15.30 WIB.

Usai melaporkan kasus dugaan halangi dan diancam saat liputan kepada jejakjambi, korban Riko  mengatakan, jika sebelum dugaan pelarangan dan pengancaman liputan itu terjadi, sekitar pukul 14.30 WIB (pada hari dan tanggal yang sama, red), dirinya mendapatkan tugas liputan ke berbagai SPBU, terkait kelangkahan BBM jenis solar yang terjadi di Merangin beberapa hari terakhir.

Mendapati tugas tersebut, Riko pun coba mendatangi SPBU Tambang Baru.” Sebelum mengambil gambar atau melakukan liputan, saya juga sempat meminta izin terhadap security setempat bernama Pak Pungut. Setelah mendapat izin, barulah saya coba mengambil beberapa gambar di SPBU setempat,” Ujar Riko mengawali ceritanya.

Masih dikatakan Riko, baru beberapa menit dirinya mengambil gambar, salah seoarang pria tak dikenal-nya mendekat dan sempat melontarkan kata – kata kasar “jangan dekat – dekat dan menjauh”

“ Tak hanya berkata demikian, namun pria yang belakangan saya ketahui bernama Bambang ini, sempat mendorong kamera saya, hingga kamera saya tersebut mati ditengah liputan yang sedang saya lakukan ,” Terangnya.

Tak puas dengan perlakukan tersebut, Bambang pun sempat kembali mendekat, dan terlihat ingin memukul.

” Berutung sebelum pemukulan itu terjadi, ada beberapa orang disana, termasuk Sarfandi yang juga salah satu jurnalis on-line coba merelai terjadinya pemukulan,” Jelas Riko, seraya mengatakan, usai peristiwa tersebut, dirinya mendatangi Mapolres Merangin dan melaporkan peristiwa yang merugikanya itu.

Sayang hingga berita ini diturunkan, pihak SPBU Tambang Baru, masih belum memberikan tanggapan terkait peristiwa tersebut. Sementara Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Sandi Mutaqqin mengatakan, apapun laporan yang masuk akan kita sikapi.”  Segera akan kita pelajari laporan korban, jika memang benar, tentu akan kita tindak lanjuti,” Tegas AKP Sandi Mutaqqin. (*)

REPORTER : Rabu Iskandar
EDITOR : Chatur













LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here