Umar Lebih Memilih “Lakban Mulut”, Dibanding Klarifikasi Kasus Dugaan Fee Proyek?

109
Ilustrasi/foto Ist

MERANGIN, JEJAKJAMBI.COM – Kasus dugaan fee proyek yang menimpa salah satu pejabat Merangin, yang ditenggarai dilakukan Umar Muhammad Dy, masih terus bergulir.Terkuaknya kasus dugaan fee proyek atas korban salah satu kontraktor lokal Agus Nadi, seperti pemberitaan sebelumnya men-siyalir kuat ada banyak ‘fee – fee’ proyek lain yang terjadi di Bumi Merangin.

Sayang, beberapa kali jejakjambi.com coba mengkonfirmasi persoalan tersebut, terhadap Umar Muhammad Dy yang dituding penerima aliran dana fee proyek tersebut, hingga Kamis, (8/6), sekitar pukul 10.52 WIB, masih belum membuahkan hasil.

Selain ponsel yang diduga kuat miliknya dinomor 081274515xx, sama sekali tak memberikan jawaban saat coba dihubungi, juga  Short Mesagge Service (SMS) yang dilayangkan jejakjambi.com, tak mendapatkan jawaban, setelah ditunggu sekian lama.

Sejatinya, mantan Kasubag Rumah Tangga Bupati Merangin ini, nampak lebih memilih aksi ‘lakban mulut’ (tutup mulut, red) dibanding mengklarifikasi kasus fee proyek yang ditudingkan kepadanya.

Masroni ketua  Forum Bersama Peduli Merangin (F-BPM) saat dimintai tanggapan terkait kasus tersebut, cukup menyayangkan jika memang kabar tersebut benar adanya.

” Saya minta kepada Bupati Merangin, untuk mem-black list pejabat bermental demikian. Toh masih banyak kok Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas yang ada di Merangin dan bisa dipakai Bupati Merangin guna membantu menjalankan roda kepemerintahanya, dibanding mempertahankan pejabat ‘bermental tempe’ seperti Ini,” Tegas Masroni.

Dilain pihak Masroni pun berharap terhadap yang bersangkutan (Umar Muhammad Dy, red) dapat cepat mengklarifikasi persoalan yang menyeret nama baiknya tersebut jika memang beliau tidak melakukan aksi tak terpuji tersebut.

“ Jika memang  Dia (Umar, red), tidak melakukanya, saya pikir beliau harusnya cepat mengklarifikasi persoalan ini ke berbagai media, bukan malah menghindar dari persoalan yang menimpanya,”  Tandas Masroni (*)

REPORTER : Chatur
























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here