Terintip,,, Dari Kesaksian Miul Terhadap Aparat, Istrinya Memang Ditampar Wakil Bupati Sarolangun ?

25
PERIKSA : Miul dan istrinya Almayunita, (membelakangi kamera,red) saat menjalani pemeriksaan aparat. Foto jejakjambi.com

SAROLANGUN, JEJAKJAMBI,- Kendati sebelumnya, Wakil Bupati Sarolangun Hillatil Badri, sempat menyangkal keras telah melakukan dugaan tindakan kekerasan terhadap korban Almayunita (sebelumnya tertulis Yunita, red) yang tak lain istri siri dari adik kandungnya Hillatil Badri, yang belakangan bernama Miul, namun fakta baru kembali berhasil terkuak.

Dari berbagai informasi yang berhasil dihimpun jejakjambi.com, kasus tindak dugaan kekerasan terhadap korban Almayunita tersebut, diduga terjadi Selasa, (8/8), atau sekitar pukul 23.00 WIB, dikos – kosan berologo Tiga Putra milik Adam, kawasan Kelurahan Aur Gading, Kecamatan Sarolangun.

Fakta baru ini, teritip dari hasil pemeriksaan penyidik Polres Sarolangun terhadap Miul (Suami Almayunita, red), yang diduga dijadikan saksi, dalam perkara kasus tersebut.

Miul sendiri terintip menjalani pemeriksaan Polres Sarolangun, Jum’at, (11/8), atau sekitar pukul 10.00 WIB. Sedangkan Almayunita yang diduga korban dalam kasus tersebut, nampak turut menemani. Belum diketahui secara pasti, apakah hari itu Almayunita juga menjalani pemeriksaan sebagai  pelapor, atau masih belum dilakukan pemeriksaan.

Pasalnya sekitar pukul 11.50 WIB, kedua suami istri tersebut nampak bergegas pergi dari Mapolres Sarolangun, guna menghindari kejaran wartawan. Miul dan Almayunita terlihat pergi dengan menggunakan mobil Avanza warna hitam dengan Nomor Polisi (Nopol) BH 1338 UY.

“ Benar hari ini, kita melakukan pemeriksaan terhadap Miul yang tak lain saksi pelapor, terhadap kasus penganiayaan ringan terhadap korban Almayunita. Sedangkan terlapor tak lain Hillatil Badri yang tak lain wakil Bupati Sarolangun. Sejauh ini, pasal 352  KUHP yang kita kenakan,” Ungkap salah seoarang penyidik, kepada jejakjambi.com, yang minta namanya tidak perlu dicatut, saat dibincangi disela berlangsungnya pemeriksaan.

Bahkan saat menjalani pemeriksaan, Miul terlihat menggunakan kaos lengan pendek, dibalut stelan blue jeans warna hitam. Sedangkan korban Almayunita, tampak mengenakan jilbab, juga dibalut  jeans, dan ditambah menggunakan sandal tumit sedang. Tak hanya itu, pemeriksaan Miul sebagai saksi dalam kasus tersebut, juga terpantau  terjadi diruang Krimum I, Polres Sarolangun.

Sementara Itu, Achmad Shodikin yang tak lain Kepala Biro Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Cabang Sarolangun berharap terhadap Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana ,dapat transparan terkait kasus dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan Hillatil Badri.

“ Hasil investigasi kami, saya melihat sedikit keterangan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari kesaksian Miul sebagai saksi dalam tersebut. Bahkan sedikit BAP tersebut, sempat saya abadikan secara sembunyi, melalui kamera ponsel. Jadi apalagi, saya minta aparat dapat transparan, dan berlaku profesional terkait kasus tersebut,” Tegas  Achmad Shodikin.

Sedikit dibongkar Achmad Shodikin, melalui BAP yang berhasil diintipnya, jika dugaanya terlapor Hillatil Badri menampar istri siri adik kandungnya tersebut, jelas terjadi didalam kamar kos – kosan yang dihuni Almayunita.” Itu dari hasil BAP, buah hasil kesaksian Miul yang saya intip,” Timpalnya lagi.

Tak hanya itu, dirinya juga  berjanji akan mengawal kasus tersebut, jika memang berujung ke-meja hijau.”  Sekali lagi, kami berharap aparat dapat profesional terkait kasus tersebut. Jangan hanya karena terlapor itu pejabat penting Sarolangun, lalu aparat coba menyembunyikan kasus tersebut. Ada dengan Polres  Sarolangun ,” Tukasnya seakan balik bertanya.

Sementara Itu,  Hillatil Badri saat coba dikonfirmasi ulang, meminta agar persoalan tersebut, jangan dibesar besaran.” Mereka itu (Almayunita,red) sudah ingin cabut berkas laporan itu, saya minta jangan dibesar besarkanlah,” Ujar Hillatil Badri, tanpa mau memberikan keterangan apakah betul dirinya telah melakukan pemukulan tersebut, hingga kasus tersebut berujung proses hukum.

Kapolres Sarolangun, AKBP Dadan Wira Laksana, saat kembali dikonfirmasi, sepertinya masih memilih bungkam, dibanding menjawab terkait perkembangan kasus tersebut. Short Message Service (SMS), yang dilayangkan jejakjambi.com, masih belum ditanggapi. (*)

REPORTER :  Azhari
EDITOR      : Chatur

 













LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here