“Tercyduk” Satu Anggota DPRD Merangin Reses Bukan Didaerah Pemilihan-nya..? Kok Bisa Ya..?

852
Surat Undangan Reses/Ist

MERANGIN,- Husri salah satu anggota DPRD Merangin aktiv atau periode 2014 – 2019, ‘tercyduk’ menjalani aktivitas Reses, justru bukan di Daerah Pemilihan-nya, atau Dapil 4, saat dulu dirinya mencalonkan diri, sebagai wakil rakyat.

Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut, diketahui menggelar Reses, atau aktivitas menyerap aspirasi masyarakat, justru di Dapil 1, yakni Desa Bukit Beringin E2 dan Sungai Putih, Kecamatan Bangko Barat, Kamis, (26/7).

Kondisi tersebut tentu menjadi tanda tanya banyak pihak? Apalagi untuk kegiatan Reses tersebut, belakangan di ketahui tergelontor anggaran Pemerintah Kabupaten melalui Sekretariat DPRD Merangin, senilai tak kurang Rp 9 Juta.

Belakangan, diketahui Husri justru akan kembali bertarung dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019, masih dari partai PPP, dengan mengambil Dapil I sebagai daerah pemilihan-nya.

Lalu bagaimana tanggapan Sekretariat DPRD Merangin Fauziah terkait hal tersebut? Pasalnya, anggaran yang dikucurkan untuk aktivitas Reses tersebut, tentu untuk menyerap aspirasi warga di Dapil 4 tempat Husri dulu terpilih sebagai anggota DPRD Merangin?

Kepada jejakjambi.com, saat dikonfirmasi mengatakan, jika dana Reses tersebut digelontorkan guna menyerap aspirasi warga, dimana anggota DPRD tersebut terpilih.

” Setahu saya Husri anggota DPRD terhormat ini, berasal dari dari Dapil 4, bukan Dapil I. Dan tentu aktivitas Reses-nya semustinya berlangsung di Dapil 4.

” Rasanya sangat kurang etis saja, jika anggaran Reses tersebut diperuntuhkan untuk aktivitas Reses di Dapil I lantaran Husri  berasal dari dapil 4. Apakah ini menyalahi aturan atau tidak, tentu akan kita pelajari terlebih dahulu,” Beber  Fauziah Sekretariat DPRD Merangin kepada jejakjambi.com, baru – baru ini.

Dilain pihak Isnedi salah satu unsur pimpinan DPRD Merangin mengetahui jika Husri melakukan Reses bukan di dapil tempatnya menang saat Pileg 5 tahun lalu.

” Makanya Surat Perintah Tugas (SPT), nya tidak saya tanda tangani. Kalau persoalan dana reses-nya cair atas aktivitas Reses tersebut, tentu, itu ada pada pihak Sekretariat DPRD Merangin sebagai pengguna Anggaran. Yang jelas saya tidak pernah tanda tangani SPT-nya,” Kata Isnedi saat dibincangi, via ponsel. 

Sementara itu, Husri anggota DPRD Merangin yang melakukan Reses bukan di dapil pemilihan-nya, saat dikonfirmasi tidak menapik, jika dirinya benar melakukan Reses di Dapil I baru – baru ini.

” Saya sudah koordinasi dengan Kabag Keuangan, apakah bisa saya melakukan Reses dibukan Dapil pemilihan saya. Dan saat itu jawaban Kabag Keuangan bisa, karena dalam Tatib DPRD Merangin, tertuang  anggota DPRD Merangin melakukan Reses di Dapil masing – masing. Dan terputus disana kalimatnya. Yang enggak bener itu, dana Reses di ambil, namun anggota DPRD-nya tidak melakukan Reses.   Sedangkan saya sendiri benar – benar melakukan Reses, meskipun aktivitas tersebut saya lakukan di dapil I, ” Timpalnya, seraya mengatakan awal 2018 dirinya sudah melakukan Reses di Dapil 4. (*)

REPORTER : Rabu Iskandar
EDITOR :
Chatur

 













LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here