“Tercyduk”..! Jelang Idul Fitri, Ratusan Honorer Sekretariat DPRD Belum Terima Gaji..?

486
Ilustrasi/Ist

MERANGIN,- Nasib ratusan honorer yang mengabdi di Sekretariat DPRD Merangin, kian tak menentu. Jangankan untuk mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR), hak atas pengabdian mereka selama 2 bulan terakhir, ‘tercyduk’ belum  dibayar hingga Jumat, (8/6).

Tak heran, kondisi tersebut cukup membuat mereka (para honorer,red) dilanda rasa “galau yang berlebihan”. Sejauh ini, tidak begitu jelas alasan apa yang membuat hak atas gaji mereka, justru tersendat disaat Hari Raya Idul Fitri tinggal menghitung hari.

Ups,,,apa benar tuh? Salah seoarang honorer Pengamanan Dalam (Pamdal) yang minta namanya cukup diinisialkan saja mengakui kondisi tersebut.

” Jangakan THR pak, hak kami pun sudah tak dibayar selama dua bulan terakhir. Tidak begitu jelas alasan apa hingga hak atas pekerjaan kami pun tak terbayar. Dugaanya, tak terbayarnya hak atas honor kami selama dua bulan terakhir, terjadi imbas pembayaran THR bagi para ASN Merangin. Mereka dapat THR, kok kami yang malah tersungkur,” Ujar pria berinisial AF saat dibincangi jejakjambi.com petang tadi.

Lalu berapa jumlah honorer di Sekretariat DPRD Merangin yang belum terima gaji selama dua bulan terakhir? Mensikapi pertanyaan tersebut AF mengatakan, untuk honorer Pamdal saja, ada sebanyak 38 personil, kalau untuk honorer lainnya mungkin sebanyak 100 honorer.

” Kami juga mau lebaran pak bukan para ASN saja. Jangankan THR dalam bentuk rupiah, hak kami pun ‘sakitnya’ tak terbayar selama dua bulan ini. Kami berharap Pemkab Merangin melalui sekretariat DPRD, dapat mencari solusi tepat atas persoalan yang kami hadapi,” Ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Merangin Fauziah, masih belum berhasil dikonfirmasi terkait kabar yang satu ini. Beberapa kali dihubungi via ponsel, terdengar ponsel bernada aktiv, namun masih belum mendapatkan Jawaban, guna mengklarifikasi persoalan tersebut, apakah hak atas honorer tersebut akan terbayar jelang Hari Raya Idul Fitri Ini. (*)

REPORTER : Rabu Iskandar
EDITOR :  Chatur