Tanpa IMB Hingga Lakukan Pengerusakan Aset Daerah..? Namun Pembangunan Ruko Terus Bergerak..? Siapa Yang Salah..!

696
Tanda panah, titik bangunan Turap yang sudah rata dengan tanah/Ist

MERANGIN,- Pembangunan Rumah Tokoh (Ruko), dikawasan Jl Prof HM Yamin, atau kawasan pasar atas Bangko ini, terbilang cukup ‘istimewa’.

Kenapa dibilang istimewa? Bayangkan, selain bangunan 4 pintu Ruko tersebut berdiri tanpa ada-nya Izin Mendirikan Bangunan (IMB), juga bangunan turap milik pemerintah daerah yang berada persis di depan bangunan Ruko tersebut, disinyalir sudah lebih dulu di pugar pihak pengembang Ruko, tanpa ada-nya izin penghapusan aset daerah terlebih dahulu.

“ Untuk kepengurusan IMB atas bangunan Ruko tersebut, baru masuk beberapa hari yang lalu di kantor Perizinan. Namun IMB-nya belum bisa kita keluarkan tentunya, lantaran rekomendasi penghapusan aset atas turap yang dipugar, secara seiring belum kita terima,” Jelas Kadis Perizinan Merangin Jangcik Mohza saat dikonfirmasi jejakjambi.com, beberapa jam yang lalu.

Terpisah Razali Azhari yang tak lain Kasubag Aset Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Merangin saat dikonfrontir membenarkan, jika belum ada permohonan dari pihak ketiga, terkait penghapusan aset turap tersebut, meski keberadaan turap tersebut sudah rata dengan tanah tak kurang, lebih kurang panjang 20 meter.

“ Sampai saat ini, belum ada pengusulan dari pihak ketiga yang membangun Ruko untuk mengusulkan penghapusan aset turap yang sudah lebih dulu di Pugar tanpa adanya penghapusan aset terlebih dahulu ini,” Jelas Razali Azhari yang tak lain Kasubag Aset Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Merangin.

Hal senada, juga dikatakan Defi Marantika yang tak lain Kabid Aset, Badan Pengelolaan Keuangan & Aset Daerah (BPKAD) Merangin.

” Sampai saat ini, memang belum ada penghapusan aset atas turap yang sudah dipugar didepan ruko yang di bangun tersebut. Itu yang saya ketahui,”  Tambah Defi.

Ditempat yang berbeda, aktivis sosial Masroni menyayangkan sikap kurang tegasnya pemerintah dalam menerapkan aturan.

“ Kemarin sudah ambruk 11 pintu Ruko di depan tikungan Bukit Tuang. Dan jelas keberadaan Ruko yang amblas dengan pengembang H Najmi tersebut, berdiri tanpa IMB. Dan ini, lagi – lagi nama H Najmi yang disebut – sebut sebagai pemilik Bangunan Ruko. 

“ Selain tanpa IMB, pengembang juga disinyalir kuat sudah melakukan pengerusakan aset daerah berupa turap dengan panjang tak kurang dari 20 meter. Apakah yang dilakukan H Najmi tersebut bukan termasuk pidana? Saya berharap Pemkab bisa berlaku tegas terkait aturan yang sudah ditetapkan,” Timpalnya.

Menarik untuk ditelaah, H Najmi sendiri saat dikonfirmasi justru bicara lantang dengan penuh Percaya Diri (PD) mengatakan, bangunan 4 Ruko di Jl Prof HM Yamin tersebut, sudah memiliki IMB.

” Sudah ada IMB-nya itu bangunan Ruko, jadi apa lagi,” Singkatnya. (*)

REPORTER : Chatur





LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here