Suwanti Sosok Wanita Hebat, ‘Sang Pendidik’ Anak Rimba Merangin (Tamat). ” Meski ‘Dijejali’ Berbagai Kesulitan, Tak Membuat-nya Rapuh”

74
berbagai momen aktivitas Suwanti, dan foto bersama jurnalis jejakjambi.com/Ist

SUWANTI sebenarnya sadar betul, jika mendidik anak – anak rimbah, atau akrab dengan sebutan Suku Anak Dalam (SAD), memang bukan perkara mudah. Sosok wanita hebat ini, menjelma sebagai sosok guru, sekaligus keluarga dari anak – anak rimbah, di Bumi Tali Undang Tambang Teliti, Merangin, Jambi. Berikut penelusuran jejakjambi.com.

                      NOVA DIANSYAH (Chatur)- Merangin,Jambi

“SETELAH menyelesaikan tugas sehari – hari sebagai guru disalah satu sekolah yang ada disudut kota, maka selesailah pengabdiannya sebagai guru, dengan status Aparatur Sipil Negara (ASN)”

Intermezzo (kalimat pembuka diatas, red), sepertinya sama sekali tidak berlaku bagi sosok Suwanti yang mengabdi sebagai guru Honor Daerah (Honda), bagi anak – anak rimbah, di wilayah Makekal Ulu, Tabir Selatan, Merangin, Jambi, sejak 4 tahun terakhir.

Selain hampir setiap hari memberikan pembelajaran terhadap anak – anak SAD setempat, melalui program Baca Tulis dan Berhitung (Calestum), Suwanti juga rela mengajarkan anak anak tersebut, berbagai ilmu kehidupan sehari – hari.

Mulai dari bagaimana menerapkan pola hidup sehat sehari hari, tata bicara yang baik, dan berbagai ilmu lain-nya, yang merujuk pada kata jika manusia hidup saling ketergantungan, satu sama lain-nya.   

Keseriusan Suwanti dalam mengabdikan-nya terhadap anak anak SAD tersebut, membuat keluarga SAD tak terasa, mulai meng-‘kultuskan’ sosok wanita yang satu ini.

Tak heran, diluar tugasnya sebagai pengajar dilokasi SAD, tak jarang Suwanti kerap membantu berbagai persoalan keseharian para warga SAD setempat.

Mulai dari membantu kepengurusan E-KTP bagi warga SAD, membantu mengurus akte kelahiran bagi anak SAD, hingga persoalan membantu warga SAD yang sakit menuju Rumah Sakit (RS), terdekat atau Puskesmas pun, dilakoni Suwanti tanpa mengenal lelah.

” Mereka belum terbiasa ber-urusan. Makanya saya selalu dihubungi keluarga SAD tersebut, saat akan ber-urusan segala sesuatu-nya. Dan Alhamdulillah, atas bantuan Sang Ilahi, semua bisa saya lakukan bersama mereka (warga SAD,red),” Ujar Suwanti, saat jejakjambi, kali pertama berjumpa dengan sosok wanita ini, di gedung DPRD Merangin, beberapa waktu lalu.

Ada apa Ibu Suwanti di gedung DPRD Merangin? Dikatakan Suwanti, kehadiran-nya di DPRD Merangin kali ini, tak lain untuk meminta anggota DPRD Merangin, menfasilitasi harapan-nya, guna mendapatkan pinjaman kendaraan Roda Dua (R2), demi menunjang aktivitasnya sehari – hari. 

” Saya mewakili kawan – kawan yang selama ini mengabdikan diri sebagai guru honor untuk warga SAD, di berbagai tirtik wilayah Merangin. Intinya kami minta bantu pinjaman kendaraan R2 untuk menunjang aktivitas kami sehari hari sebagai guru SAD,” Terangnya.

Selain dirinya lanjut Suwanti, diluar sana juga terdapat beberapa rekan se-profesinya, yang selama ini, mengabdikan diri sebagai guru anak – anak rimbah di berbagai titik wilayah Merangin.

Mereka, Neneng Marlina, yang mengajar di pemukiman SAD Desa Mentawak, Nalo Tantan, Joko Purnomo (mengajar, satu lokasi dengan Suwanti, red ), Herni Setiawan mengabdi dilokasi SAD Desa Sialang, Rumiyati, guru SAD dilokasi E2, Bukit Beringin, dan terakhir Iswandi yang mengajar di lokasi SAD Desa Lantak Seribu.

” Saat ini, terdapat sekitar 200 anak – anak SAD yang masih terus kami bimbing belajar. Iya, jika pemerintah daerah berkenan, kami berharap pemerintah Kabupaten Merangin, bisa membantu peminjaman motor dinas guna menunjang aktivitas kami ini,” Tuturnya penuh harap.

Tak hanya itu, tingginya aktivitas sejumlah guru SAD dalam pengabdianya, Suwanti juga berharap melalui wakil rakyat Merangin, agar pemerintah Kabupaten Merangin bisa sedikit menambah uang insentif atas aktivitas mereka.

” Berapa jumlahnya, ya kita serahkan saja pada pemerintah daerah,” Tambah-nya seakan mewakili harapan teman – temanya, yang juga berharap bisa menjadi ASN buah hasil pengabdian-nya selama ini.

Pantaskan mereka para guru anak – anak SAD tersebut mendapatkan bantuan pinjaman kendaraan Roda Dua seperti yang mereka harapkan, hingga  sedikit bantuan uang insentif? Jawabanya, tentu ada pada pemerntah daerah itu sendiri, seberapa besar keinginan Pemkab Merangin untuk memerdeka-kan warga SAD di Bumi Merangin, Jambi. (*)

BACA JUGA : Suwanti Bagian I
BACA JUGA : Suwanti Bagian II
BACA JUGA : Suwanti bagian III

 

 













LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here