Sulitnya Mendapatkan Gas Elpiji 3Kg Terus Terjadi di Merangin..! HMI Desak Junaidi Mundur Dari jabatan-nya..?

252
Aksi Demo aktivitas HMI terkait kelangkahan Gas 3 Kg/jejakjambi.com

MERANGIN,- Persoalan kelangkahan gas elpiji 3Kg di Merangin, bukan persolan baru.

Tak hanya itu, demontrasi para aktivis Himpunan Mahasiswa  Indonesia (HMI) Cabang Bangko, seperti yang terjadi, Kamis, (30/8), atau sekitar pukul 09.30 WIB, demi menyuarakan terhadap Pemkab Merangin, terkait sulitnya bagi warga ‘miskin’ untuk mendapatkan jatah gas bersubsidi ini, juga sudah kali kesekian kalinya terjadi.

Namun faktanya, Pemkab Merangin melalui instansi terkait atau Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan &  Perindustrian (DKUKMPP) Merangin, dibawah pucuk pimpinan Junaidi, hanya mampu menetralisasi kelangkahan gas elpiji 3Kg, dengan menggelar Operasi Pasar (OP). 

Dan hasil pantauan jejakjambi.com, tak jarang OP yang digelar Pemkab Merangin pun kerap ‘ter-nodai’ lantaran tak sedikit dari warga yang mengantri, ‘tercyduk’ bukan warga dari kalangan miskin? 

Kembali sedikit berlari kebelakang’ terkait apa yang menjadi persoalan sulitnya mendapatkan jatah gas elpiji 3Kg di Merangin, hingga mungkin-kah ada para agen maupun pangkalan yang bermain, hingga membuat warga miskin menjadi korban sulitnya mendapatkan pasokan gas bersubsidi itu, sama sekali belum terdeteksi secara jelas.

Sementara itu, dari hasil pantauan jejakjambi.com, setidaknya terdapat beberapa poin penting yang disuarakan HMI saat demo berlangsung hari ini.      

Diantaranya, mintak DKUKMPP, bisa menfasilitasi mereka untuk bertemu seluruh agen maupun pihak pangkalan gas elpiji yang selama ini, beroperasi di Merangin?

Selanjutnya, HMI juga minta DKUKMPP  Merangin bisa bertindak tegas terhadap agen maupun pangkalan yang ‘nakal’ sesuai Permen ESDM nomor 021 tahun 2007 tentang Penyelenggaraan dan Pendisbutrian gas elpiji 3Kg.

” Jika tak mampu menuntaskan persoalan gas elpiji yang selama ini dikeluhkan warga, kami minta pucuk pimpinan DKUKMPP segera mundur dari jabatan-nya. dan terkait berbagai persoalan yang kami suarakan ini, kami beri tempo waktu hingga 30 hari kedepan terhitung hari ini,” Tandas Iskandar Ketua HMI Bangko,  disalah satu orasinya.

Sementara itu, Junaidi yang tak lain kepala DKUKMPP hanya menegaskan, jika dirinya tak akan mundur dari kursi jabatan-nya, lantaran sudah bekerja sesuai ketentuan. ” Apa yang dituntut adik adik HMI, akan kita coba fasilitasi walau waktunya masih belum bisa ditentukan untuk bertemu dengan pihak agen dan pangkalan.

” Soal  agen dan pangkalan yang nakal, sudah ada yang kita tindak tegas, dengan mengurangi jatah gas elpiji 3Kg, terhadap pihak agen maupun pihak pangkalan,” bebernya. (*)

REPORTER : Rabu Iskandar
EDITOR : Chatur

 

 






LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here