Soal Dana Jasa Sewa Rusunawa Yang Terkumpul, Dinas Perkim Masih Bungkam..! Terintip Soal Ini Sempat Diperiksa Kejari…?

306
Foto hanya sebatas Ilustrasi/Ist

MERANGIN,- Masih belum masuknya jasa sewa Rumah Susun Sederhana Sewa atau akrab dengan sebutan (Rusunawa) ke kantong Pendapatan Asli Daerah (PAD) Merangin, hingga pertanggung jawaban-nya pengelolaan Rusunawa hanya sebatas Pengguna Anggaran (PA), dirasa cukup wajar jika perlu pengawasan intens, dari seluruh elemen masyarakat Merangin.

Hal tersebut dilakukan, tentu demi meminimalisir tingkat ‘kebocoran’ pada pendapatan hingga pengeluaran yang terjadi ditubuh Dinas Perumahan & Kawasan Permukiman (Perkim) yang dipercaya sebagai pengelolah Rusunwa.  

BACA JUGA : Pengelolaan Keuangan Rusunawa di Merangin “Rawan Kebocoran”..?

Apalagi sejauh ini, pihak Rusunawa masih belum berani buka – bukaan atau buka suara, terkait berapa jumlah dana yang terkumpul dari jasa sewa per – pintu yang katanya baru dilakukan sejak Januari 2019.

“ Saya rasa, tidak ada yang perlu ditakuti jika pengelolaan Rusunawa dilakukan secara ‘sehat’. Dibuka saja berapa jumlah dana yang terkumpul, hingga pengeluaran yang sudah dilakukan terhadap berbagai pihak yang mempertanyakan ini, tak terkecuali awak media sekali-pun.

“ Jika hal tersebut sudah dilakukan, maka masyarakat akan tahu, apakah sudah mendapatkan keutungan dari pengelolaan yang dilakukan, atau justru merugi,” Ungkap Masroni, koordinator F-BPM kepada media ini.

Artinya lanjut Masroni, semakin Perkim menutup mulut terkait persoalan tersebut, tentu akan semakin membuat warga bertanya -tanya.“ Ini penting, agar masyarakat tidak menuding ‘hal negatif yang berlebihan’ pada pengelolaan jasa sewa Rusunawa,”Tukas Masroni.

Kasi Penyediaan Prasarana Sarana Utilitas Perumahan Dinas Perkim Merangin Tri Wahyuni, yang dikabarkan selaku ASN dan dipercaya sebagai pengelolah jasa sewa Rusunawa, hingga saat ini lebih memilih menjauh dari kejaran awak media, dibanding angkat bicara terkait anggaran yang terkumpul pada pengelolaan jasa sewa rusuwa. 

Beberapa kali dihubungi via ponsel, hingga Short Message Service (SMS) yang dilayangkan jejakjambi sama sekali belum direspon positif.

TRI WAHYUNI TERINTIP DIPERIKSA KEJARI..?

KANTOR, Dinas Perumahan & Kawasan Permukiman (PERKIM) Merangin, diam – diam beberapa waktu lalu, atau sepekan sebelum hari raya Idul Fitri 1440 H, sempat dibuat heboh.

Itu terjadi lantaran Tri Wahyuni Kasi Penyediaan Prasarana Sarana Utilitas Perumahan, dikabarkan sempat dipanggil pihak kejari Merangin.

” Yang saya tahu begitu, Tri Wahyuni atau Kasi Penyediaan Prasarana Sarana Utilitas Perumahan Perkim Merangin cukup dibuat repot, lantaran sempat dipanggil pihak kejari Merangin sepekan sebelum Idul Fitri lalu,” Ungkap salah seoarang staf setempat, dan wanti – wanti minta namanya yak perlu dicatut.

Sayang kabar yang satu ini, masih belum diakui pihak Kejari Merangin. Baik kasi Pidsus Kejari Merangin Johan Ciptadi, maupun Kasi Intel Pahala Eric Silvandro.“ Tidak ada itu, pemanggilan Ibu Tri,”Kata Johan Ciptadi, saat dikonfrontir.

Sedikit berbeda, Erik Eric Silvandro justru memberikan peryataan belum mengetahui secara pasti.” Kasus yang mana ya, saya masih diluar daerah menuju Bangko, nanti saya cek dulu, dan kabari lah,” tutupnya. (*)

REPORTER : Chatur  



















LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here