Soal Banjir Dikawasan Pasar Bawah, Begini Tanggapan Kabid Cipta Karya Muzakkir Dan Rekanan Proyek Pembangunan Drainase? CEKEDOT,,,

107
PETUGAS : Petugas kebersihan tengah membersikan drainase/foto Ist

MERANGIN,JEJAKJAMBI,- Banjir yang menghantam seputaran kawasan pasar Bawah Bangko, yang terjadi Minggu, (12/11), atau kisaran pukul 17.00 -19.00 WIB lalu, memang sudah sedikit terlupakan. Namun bukan berarti persoalan tersebut sudah tuntas, sejumlah warga yang tinggal dilokasi setempat, berharap terhadap Pemkab Merangin, dapat cepat merespon persoalan tersebut, agar banjir susulan tidak kembali terjadi.

Curah hujan yang tinggi, hingga tak berfungsinya drainase diwilayah pasar setempat, menjadi dugaan kencang terjadinya banjir hingga mencapai ketinggian lutut kaki orang dewasa, malam itu. Meskipun sejauh ini, Muzakkir Kabid Cipta Karya Dinas PU Merangin belum berhasil dikonfirmasi, namun imbas berita tersebut ter-liris, melalui Media Sosial (Medsos), Muzakkir justru memberikan tanggapan terkait peristiwa banjir disalah satu pasar tradisional Merangin itu, melalui akun facebooknya.

“Sudah kami cek langsung ke lokasi. Ternyata drainase banyak sampah. Diharapkan kepada warga untuk menjaga kebersihan dan buanglah sampah pada tempatnya. kawan kawan dari petugas kebersihan lagi membersihkan disekitar lokasi,” Ungkap Muzakkir lewat akun facebooknya ‘Muzakkir Azzam’, beberapa jam yang lalu.

Sementara itu, Yaman kontraktor CV Putra Merangin yang dipercaya membangun drainase disekitar lokasi pasar dengan panjang drainase kisaran 200 meter saat coba dikonfirmasi, mengatakan jika hingga saat ini drainase yang dibangun pihaknya, masih belum bisa difungsikan lantaran pekerjaan belum tuntas 100 persen.

” Pekerjaan proyek drainase dengan nominal proyek kisaran Rp 490 Juta ini, belum tuntas dikerjakan, mungkin pekan depan baru bisa dituntaskan 100 persen,” Ungkap Yaman saat dikonfirmasi jejakjambi.com, via ponsel. Yaman sendiri cukup percaya diri hingga mengklaim jika sejauh ini, tidak ada persoalan terkait pembangunan proyek yang berlangsung ditengah pertokohan warga tersebut.

” Hanya saja persoalan ramainya aktivitas pasar disiang hari, membuat pihaknya tak jarang harus menyelesaikan pekerjaan proyek saat malam tiba. Kalau persoalan lain tidak ada, dan mudah mudahan dengan tuntasnya pekerjaan proyek drainase ini, akan bisa membantu persoalan banjir yang kerap terjadi akhir akhir ini,” Jelasnya. (*)  

REPORTER : Chatur



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here