Sisi Lain Dibalik Cerita Pilkada Merangin 2018..!

378
Ilustrasi/Ist

“Terlepas Dugaan “Money Politik Hingga Dugaan Affair”, Terbukti, Cabup Al-haris Masih Dicintai Rakyatnya”

SOSOK Nalim, Khafid Moein, Syukur Al Qodri, tak terkecuali  sosok Handayani,  tak salah jika dikatakan sosok – sosok figur di Bumi Merangin. Lebih dari itu, ke-empat sosok ini pun, dianggap memiliki basis  yang jelas di Bumi Tali Undang Tambang Teliti.

Namun mirisnya, meski kehadiran beberapa sosok hebat ini, hadir dalam Pilkada Merangin, dan mendukung penuh kandidat Paslon Nalim-  Khafid, namun fakta berkata lain.Suara Nalim – Khafid justru jauh dari harapan dalam pilkada Merangin 2018.

Bahkan hasil hitung cepat Desk Pilkada Merangin, jusrtru pasangan  Alharis – Mashuri (HAMAS) lah, yang jadi pemenang sementara.  Lalu dimana letak hebatnya Cabup Al-haris, Sang Pemenang Pilkada versi Desk Pilkada Merangin 2018.

 Catatan –  Nova Diansyah (Chatur)

MEMILIKI segudang pengalaman di kanca politik, rasanya tak salah jika disematkan terhadap ke-empat sosok diatas. Ya, kembali diputar ulang ke belakang,  sosok tersebut tak lain, Nalim, Khafid Moein, Handayani, hingga Syukur Al-qodri. 

Namun, mirisnya meski ke-empat sosok ini bersatu padu untuk  menang dan ‘menyingkirkan’ nama Cabup Al-haris yang selama lima tahun terakhir duduk di kursi nomor satu Merangin, namun hasil Pilkada Merangin, justru berbalik arah.

Al-haris yang mengandeng Mashuri, justru menang telak, dalam perhelatan Pilkada Merangin. Lalu muncul pertanyaan dari hasil drama Pilkada Merangin? Mungkinkah ke-empat sosok ini, hanya menyandang nama besar saja saat ini, tanpa trik dan action yang jelas dilapangan? Alias hanya berjuang dibatas ambang tanpa target menang?

Kurasa tidak jawabanya? Atau mungkin bisa jadi Iya jawabanya? bagi penulis sendiri, amblasnya suara Khafid Moein di Tempat Pemungutan Suara (TPS),  atau tempatnya memberikan hak suara atau TPS 027, seakan menjadi ‘sinyal kencang’ akan ambruknya suara Nalim bersama pasangannya Khafid Moein.

Bahkan dari hasil pantauan penulis, dari tiga Paslon yang hadir dalam Pilkada Merangin, hanya Cawabup Khafid lah yang suaranya kalah di TPS sendiri.

Sedangkan yang lainnya, baik itu Cabup AFA, Cawabup Sujarmin, Cabup Nalim, Cabup Al-haris, dan Cawabup Mashuri, kesemua-nya menang dengan hasil meyakinkan, di masing masing TPS tempat mereka memberikan hak suara.

Tak berlebihan jika detak jantung penulis pun berdetak tak normal, saat mengetahui jika suara di TPS tempat Cawabup Khafid Moein tercatat kalah. Mungkin-kah Khafid Moein sama sekali tak mampu merangkul warga yang tinggal di ‘depan denyut jantungnya’, hingga dirinya justru kalah suara di TPS sendiri.

Apalagi lagi, sejauh ini penulis sendiri merasa cukup lelah, jika bicara hitung hitungan politik terhadap Cabup Nalim – Khafid dalam Pilkada Merangin 2018.

Kehadiran sosok orang – orang hebat seperti kutipan diatas, dan ditenggarai memiliki basis yang jelas dan medukung Cabup Nalim – Khafid dalam Pilkada  Merangin 2018, rasanya menjadi satu keyakinan besar banyak pihak, jika Sosok Nalim – Khafid akan menang telak dalam Pilkada Merangin 2018. Namun lagi – lagi, hasilnya masih berkata tidak.

Sudahlah bicara hebat, sudahlah bicara memiliki basis yang jelas, sudahlah bicara dugaan money politik yang sempat di sematkan kepada Al-haris, hari ini penulis menyatakan, jika Cabup Al-haris memang masih dinginkan dan dicintai masyarakat Merangin, untuk kembali memimpin Merangin lima tahun kedepan .

Bisa jadi betul, atau bisa jadi tidak betul, jika isu dugaan Cabup Al-haris ada-nya main affair dengan sejumlah wanita cantik, terus menghantam kandidat satu ini, sepanjang dua tahun terakhir.

Namun Cabup Al-haris, justru mencari simpati, bagi siapa saja yang mempertanyakan soal dugaan adanya main affair itu, tak terkecuali terhadap para pendukungnya.  

Lebih dari itu, sosok Al-haris pun dianggap mampu ‘memompa’ semangat timnya di medan pertempuran politik, di balik isu – isu liar yang terus hadir, dan mengantam kandidat satu ini.

Dilain sisi, kehadiran sosok Hesty yang tak istri Al-haris, menjadi sosok yang memberikan warna dan semangat tersendiri bagi tim Cabup Al-haris dalam perhelatan Pilkada Merangin.

Kehadiran Sang Istri yang dikenal ramah, dan pandai menempatkan diri, lewat tampilan sederhana-nya, menjadi ‘magnet’ tersendiri bagi para pendukungnya.

Tak berlebihan, disaat isu terus menghantam sosok Al-haris lewat dugaan kedekatannya dengan sejumlah wanita cantik, sosok Sang Istri pun, menjelma menjadi sosok ‘wonder women’.

Lagi – lagi apa yang dipertontonkan sosok Hesty ini pun, justru menjadi modal hebat, bagi sosok Al-haris dalam meraup suara tertinggi dalam Pilkada Merangin 2018.

Bagi penulis apa yang sudah didapat Cabup Al-haris, dengan menang sementara, dan ditenggarai bakal kembali memimpin Merangin lima tahun ke-depan, mudah – mudahan bisa menjadi berkah, dan menjadi salah satu sosok kebanggaan warga Merangin.

Bukan berbalik petaka dikemudian hari? Teruslah, berkaya untuk Bumi Merangin, bagi ‘sang pemenang Pilkada Merangin 2018’.

Lalu bagaimana tanggapan Direktur Media Center HAMAS Damsir Karim, terkait hasil Desk Pilkada Merangin, dengan suara HAMAS yang cukup meyakinkan tersebut?

Dibincangi penulis Damsir mengaku, meskipun KPU Merangin belum menetapkan pemenang Pilkada Merangin 2018, namun kemenangan di berbagai hasil hitung cepat, hingga Desk Pilkada Merangin, menjadi pembuktian jika Cabup Al-haris, masih dicintai rakyatnya untuk memimpin Merangin lima tahun kedepan.

Kemenangan sementara ini juga lanjut Damsir, membuktikan jika Pilkada Merangin 2013 silam, menjadi potret hari ini, jika kemenangan itu kemenangan rakyat Merangin, bukan karena siapa siapa.

Diakhir obrolanya Damsir mengatakan, atas nama segenap tim pemenangan pihaknya mengucapkan terima kasih yg sebesar -nya, kepada seluruh rakyat merangin yg telah memberi kepercayaan kedua kalinya bagi pasangan HAMAS.

” Besar harapan kami, dengan ber-akhirnya kompetisi ini, kami meng-imbau kepada segenap rakyat Merangin, mari kita lupakan perbedaan selama berlangsungnya Pilkada. Ayo, kita bersatu kembali untuk Merangin yang kita cintai ini. Tidak ada ‘kalah’ atau pun ‘menang’ dalam pilkada ini, yang  ada hanya kemenangan bersama seluruh rakyat merangin yg telah berhasil dengan damai memilih pemimpin mereka kembali untuk 5 tahun kedepan,” Tutupnya. (*)

 













LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here