Sepekan Ditangkap, Polisi Belum Bongkar Pemilik Ekskavator

149
Ilustrasi/foto Ist

SAROLANGUN, JEJAKJAMBI.COM – Tak kurang dari sepekan sudah, aparat Polres Sarolangun mengamankan satu unit alat Ekskavator, beserta tiga pekerjanya. Kuat dugaan alat berat berlogo Hitachi yang diamankan aparat itu, bakal digunakan untuk melakukan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Menariknya, kendati drama penangkapan dengan  Tempat Kejadian Perkara (TKP), Dusun Pulau Teluk, Desa Tambang Tinggi, CNG, Sarolangun,  sudah berlangsung tak kurang dari satu pekan yang lalu, atau Senin (22/05), namun anehnya hingga kini aparat Polres sarolangun, masih belum  berhasil membongkar status dari alat berat ekskavator tersebut.

Siapa pemilik alat berat tersebut, atau mungkinkah alat berat tersebut disewa ketiga pelaku yang lebih dulu ditangkap ? Pertanyaan tersebut,  masih belum bisa dijawab secara tegas aparat korps berbaju coklat Sarolangun hingga berita ini, dirilis.

Seperti peryataan Kasat Reskrim Polres Sarolangun AKP Suhartono, terkait siapa pemilik alat berat ekskavator tersebut, justru mengaku belum tahu. Alibi perwira dengan pangkat tiga balok dipundaknya tersebut, tiga pekerja PETI yang lebih dulu diamankan aparat, lebih memilih bungkam, dibanding membocorkan nama pemilik alat berat, hingga status alat berat tersebut disewa atau milik seseorang.

“Mereka yang ditangkap lebih dulu, tak mau buka mulut. Coba tanya dengan Kabag Ops saja. Kita juga sudah ke TKP, tapi hasilnya juga nihil,” ungkap AKP Suhartono, saat dihubungi jejakjambi.com,baru baru ini.

Sejauh ini, dari hasil investigasi jejakjambi.com, pemilik dari alat berat tersebut, disinyalir kuat berinisial S, dan tercatat sebagai warga  Kecamatan Cermin Nan Gedang (CNG). Tak hanya itu, penyewa alat berat itu sendiri, juga terdengar kabar berinisial N, juga warga yang sama.

Seperti  kabar sebelumnya, Senin,(22/5) lalu, aparat Polsek Limun dibantu Satreskrim Polres Sarolangun, berhasil mengamankan satu unit ekskavator merk hitachi, di Dusun Pulau Teluk, Desa Tambang Tinggi, CNG, Sarolangun. Selain alat berat yang diduga akan digunakan untuk menambang emas illegal, polisi juga mengamankan tiga pelaku yang disinyalir sebagai pekerja alat berat itu. (*)

REPORTER  :  Achmad Fuady
EDITOR       : Chatur

 



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here