Sempat Dibully Media, Tholib Pejabat BPN Akui Kesalahan..! Anehnya Sang Pejabat Lepas dari Sanksi.!

270
Tholib gunakan jaket, dan Kepala BPN Merangin Anggsana Siboru/Ist

MERANGIN,- Aksi ‘nakal’ dugaan Pungutan Liar (Pungli) oknum pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN), Merangin, yang sempat menghiasi ‘dinding pemberitaan’ sejumlah media online beberapa hari terakhir, lebih dari cukup membuat orang nomor satu di BPN Merangin merasa sedikit ter-usik.

Tak heran, bertempat diaula BPN Merangin, Senin, (11/2), atau sekitar pukul 14.00 WIB, pihak BPN Merangin dibawah pimpinan kepala BPN Merangin Anggasana Siboru menyempatkan diri untuk menggelar jumpa pers terkait tudingan aksi Pungli yang dilakukan bawahan-nya tersebut.

BACA JUGA : Oknum BPN Merangin Dituding Lakukan Aksi Pungli..! Ups Angka-nya Lumayan Bro..!

Menarik untuk disimak, hasil dari jumpa pers tersebut, kepada sejumlah awak media yang hadir, Tholib yang tak lain kasi penataan BPN Merangin ini justru menyampaikan permintaan maaf-nya, didepan sejumlah awak media.

“ Yang jelas hari ini saya minta maaf terhadap semua awak media yang hadir hari ini, jika memang saya mengatakan uang  Rp 500 Ribu tersebut untuk pucuk pimpinan. Namun se-ingat saya, saya hanya mengatakan jika uang Rp 500 Ribu tersebut sebagai biaya pemecahan sertifikat,” Ucap Tholib didepan sejumlah awak media.

BACA JUGA : Tudingan Aksi Pungli Terus Menghantam BPN Merangin..? Hendra : “Saya Siap Bersaksi Jika Dibutuhkan”

Lalu adakah sanksi yang diberikan terkait ulah nakal oknum BPN tersebut? Menanggapi hal tersebut pucuk pimpinan BPN Merangin Anggasana Siboru mengaku sudah memanggil Tholib, dan Tholib membantah itu semua.

” Sebelumnya Tholib sudah saya panggil. Dan hasilnya, Tholib hanya mengatakan jika uang 500 ribu yang diminta, hanya untuk biaya pemecahan sertifikat, sesuai dengan ketentuan,” Kata Anggasana Siboru tanpa memberikan peryataan sanksi atas apa yang akan diberikan bawahanya tersebut. 

Terpisah Hendra yang tak lain, salah satu wartawan media online di Merangin, dan nyaris menjadi korban Pungli pejabat BPN tersebut mengatakan, jika sejumlah pejabat BPN Merangin tersebut nampak jelas plin – plan dalam mensiasati kasus tersebut saat jumpa pers berlangsung.   

“ Sisi lain Tholib meminta maaf kepada awak media, sisi lain Tholib tidak mengakui aksinya, sisi lain Tholib mengaku jika uang Rp 500 Ribu yang diminta hanya untuk biaya pemecahan sertifikat. Lucu kan,” Ucap Hendra.

Hal yang bijak lanjut Hendra, semustinya pihak BPN Merangin mempertemukan dirinya dengan Tholib, guna mengkonfrontir terkait apa yang ditudingkan.

“ Dan itu sama sekali tidak dilakukan pihak BPN. Yang pasti jumpa pers yang dilakukan BPN hari ini, hanya untuk menyangkal apa yang ditudingkan. Dan anehnya lagi, jika memang Tholib merasa tidak mengucapkan kata – kata itu, kenapa pula Ia harus minta maaf tehadap awak media. ini BPN Merangin benar – benar aneh,”Tandasnya.(*)

REPORTER : Chatur

  























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here