Satu lagi, Komplotan Perampok Modus Pecah Kaca Mobil Dibekuk Aparat..! A-plus Dua Jempol Tuk Polsek Lembah Masurai..

616
SEIRING JARUM JAM : Tersangka Ferza Azhari, tersangka Muhtar Rais, dan kaca mobil korban yang dihajar perampok/Ist

MERANGIN,- Upaya keras aparat Polsek Lembah Masurai, untuk membongkar aksi kejahatan para ‘komplotan’ rampok dengan modus pelemparan kaca mobil, kembali membuahkan hasil.

Jika Kamis, (5/7), sekitar pukul 18.00 WIB, aparat sudah lebih dulu menciduk Muhtar Rais salah satu dari komplotan perampokan diwilayah setempat, Jumat, (13/7), sekitar pukul 23.30 WIB, giliran tersangka Ferza Azhari, yang dicokok aparat di kebun kopi milik Irak kawasan Desa Nilo, Lembah Masurai.  

Sedangkan 5 tersangka lagi, dengan inisial Kas, Nok, Nedi, Hen dan Edi, masih dalam perburuan aparat dibawah pimpinan Kapolsek Lembah Masurai IPTU H Sitepu SE.

Dari pengkuan tersangka Ferza Azhari, modus yang dilancarkan kompolotan-nya dalam melancarkan aksinya, dilakukan dengan cara melempar kaca mobil, target korban.

Setelah korban merasa ter-usik dan turun dari mobil, barulah para tersangka lainnya mendekat, dan menguras harta benda korban.

” Iya, modus kita melempar kaca mobil target korban, jika korban turun dari mobil, maka harta benda korban akan kami kuras,” Ucap Tersangka Ferza Azhari, di depan aparat yang memeriksa-nya

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya SIK MH, melalui Kapolsek Lembah Masurai IPTU H Sitepu SE membenarkan penangkapan satu lagi tersangka, perampokan dengan modus lempar kaca mobil.

” Satu tersangka perampokan dengan modus lempar kaca mobil berhasil kita bekuk, sedangkan lima tersangka lain-nya masih diburu aparat,” Jelasnya.

Kuat dugaan lanjut IPTU H Sitepu SE, komplotan ini sudah terlibat dalam dua kasus perampokan dengan modus pecah kaca mobil.

Pertama peristiwa perampokan dengan korban Sapri (38), warga Koto Renah, Jangkat, Jangkat, dengan peristiwa perampokan terjadi, Rabu, (3/7), sekitar pukul 21.00 WIB, TKP Jalan Poros Desa Nilo, Kecamatan Lembah Masurai, atau tanjakan Sunsang.

Dalam peristiwa tersebut, selain kaca mobil truknya pecah, korban juga harus merelahkan uang tunai Rp 4 Juta miliknya dibawah kabur tersangka. Tak hanya menguras harta korban, namun satu diantara tersangka juga melukai tersangka, hingga korban mengalami luka robek yang cukup serius dibagian punggung kiri. 

Sedangkan korban lainya, IRDAM (29), Warga Desa Sekancing, RT 06, Tiang Pumpung, Merangin. Selain uang tunai Rp 3 Juta amblas dibawah kabur para tersangka, mobil suzuki pick up Nopol BH 8157 FQ yang dikemudikan korban juga mengalami pecah kaca depan. (*)

REPORTER : Rabu Iskandar
EDITOR : Chatur

 






















LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here