Ronaldo Diminta Tes DNA Terkait Dugaan Kasus Pemerkosaan

109
Cristiano Ronaldo dan Kathryn Mayorga/ Ist

JEJAKJAMBI.COM,- Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo, diminta untuk segera melakukan tes DNA oleh kepolisian Las Vegas, Amerika Serikat, untuk penyelidikan dugaan kasus pemerkosaan yang dituduhkan.

Hingga saat ini, penyelidikan kasus itu masih berlangsung. Sebelumnya, Ronaldo dilaporkan oleh seorang perempuan asal Amerika Serikat, Kathryn Mayorga.

Mayorga mengaku menjadi korban pemerkosaan Ronaldo pada tahun 2009 lalu di sebuah apartemen di Las Vegas. Menanggapi permintaan tes DNA, pengacara Ronaldo, Peter S Christiansen, memastikan kliennya sangat menghormati proses ini.

“Ronaldo selalu menyatakan kasus di Las Vegas ini bersifat konsensual. Tidak mengherankan akan ada tes DNA,” kata Christiansen dikutip dari situs web BBC Sport, Jumat (11/1).

“Polisi akan membuat permintaan yang sangat standar sebagai bagian dari investigasi mereka,” ujar Christiansen menambahkan.

Sebenarnya, kedua belah pihak telah sepakat menyelesaikan kasus di luar pengadilan pada 2010.

Pihak Ronaldo membayar 375.000 dollar AS (sekitar Rp 5,601 miliar) sebagai uang tutup mulut atau agar kasus ini tidak dipublikasi.

Namun, Kathryn yang lama bungkam akhirnya melaporkan Ronaldo ke kepolisian karena merasa tertekan hingga ingin bunuh diri setelah kejadian tersebut.

Dalam laporannya, Kathryn menyertakan bukti catatan medis dan surat perjanjian tutup mulut yang dibuat pada 2010 itu.

Kasus pemerkosaan ini semakin ramai diperbincangkan setelah dimuat oleh salah satu media Jerman, Der Spiegel. Pihak Ronaldo bahkan berencana melaporkan Der Spiegelkarena menyebarkan berita bohong dan merusak privasi. (*)

SUMBER : kompas.com


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here