Respon Pemberitaan Media, Kadis PUPR Merangin Tinjau Lokasi Proyek Jalan Rantau Suli – Beringin Tinggi..! Ini Klarifikasinya

719
Kadis PUPR Merangin Aspan saat meninjau lokasi proyek/Ist

MERANGIN,- Kabar ‘negatif’ terkait  proyek pemeliharaan jalan lokasi Rantau Suli- Beringin Tinggi, Jangkat Timur, dengan tudingan ‘proyek asal jadi’, cepat mendapat respon positif Dinas PUPR Merangin.

BACA JUGA : Jauh Dari “Publikasi” Ditengah Wabah Corona, Wanita Satu Ini Terus Berbuat Bagi Warga Merangin..?

Tak ingin berlarut, Minggu, (3/05/2020), atau sekitar pukul 10.00 WIB, jajaran Dinas PUPR Merangin yang dipimpin Kadis PUPR Merangin Aspan, coba turun lokasi proyek yang dikerjakan, guna menkruscek secara langsung ‘tudingan demi tudingan miring’ atas pekerjaan proyek yang menelan dana tak sedikit tersebut, atau tak kurang dari Rp 2,5 Miliar.

Usai melakukan kruscek ke lokasi proyek, kepada sejumlah media melalui pres realese Aspan mengatakan, jika ada beberapa persoalan ‘miring’ yang ditudingkan sebelum pihaknya terjun ke lokasi proyek.

Mulai dari jika proyek tersebut dikerjakan oknum kades lanjut Aspan, kemudian  lantai kerja tidak ada, rangkaian besi tidak sesuai dengan gambar (ukuran jarak,red).

Selanjutnya tambah Aspan, adukan tidak sesuai dengan spesifikasi, izin pengambilan galian C tidak ada, ketebalan tidak sesuai dengan gambar, hingga persoalan material bercampur dengan tanah.

“ Setidaknya itu tudingan yang tergelontor sebelum kita turun ke lokasi proyek. Terima kasih kritisinya,” Ujar Aspan.

Namun setelah pihaknya melakukan kruscek atas proyek tersebut, maka pihaknya coba mengklarifikasi tudingan demi tudingan ‘miring’ itu.

BACA JUGA : Hasil Rakorev, Munas JMSI Tetap Dilaksanakan Juni 2020 Mendatang..!

Ditegaskan Aspan, jika proyek tersebut sama sekali tidak dikerjakan oknum kades, namun proyek tersebut dikerjakan CV Kanza atas nama Direktur Rian.

“ Hanya saja pelaksana lapangan tercatat nama Saiful Ayad, yang secara kebetulan menantu salah seoarang kades disana,” Ucap Aspan mengklarifikasi.

Selanjutnya tambah Aspan, pada pekerjaan proyek memang tidak ada pekerjaan lantai kerja, yang ada pekerjaan penyiapan badan jalan kemudian dialas dengan terpal plastik , dengan harapan air beton tidak hanyut.

Untuk persoalan rangkaian besi lanjut Aspan, menurut hasil pengamatannya dilapangan sudah sesuai dengan gambar atau 15 CM.

“  Sedangkan adukan sendiri, juga sudah sesuai dengan spek beton atau FC20 MPA (K 250),” Terang Aspan.

Masih diklarifikasi Aspan, untuk izin pengambilan galian C, sama sekali bukan wewenang Dinas PUPR Merangin.

“ Namun setiap rekanan yang mendapatkan pekerjaan dipastikan membayar galian C sebelum melakukan proses termyn (salah satu syarat multak pengajuan termyn,red),” Tambah Aspan.

Tak hanya itu lanjut Aspan, untuk ketebalan sendiri setelah dilakukan kruscek juga sudah sesuai dengan gambar atau 20 CM.

BACA JUGA : Demi Penanganan Corona Dijambi, Dr Al-Haris Siap Suplai Daun Sungkai Dalam Partai Besar, Jika Terbukti Bisa Obati Pasien

“ Dan tereakhir soal galian C atau material yang diambil mengadung lumpur 10,8 %,  namun setelah di cuci pada air tenang, kandungan lumpur menjadi 5,88 %. Untuk itu kami intruksikan di cuci pada permukaan air tenang yang mengalir disungai, sehingga kandungan lumpurnya menjadi dibawah 5 %. Dan sesuai dengan ketentuan dibawah 5 % dapat digunakan untuk material mutu beton FC20 MPA (K 250),” Urai Aspan.

Sedikit dikatakan Aspan, sedini mungkin apapun kritisi yang datang terkait berbagai pekerjaan ditubuh Dinas PUPR Merangin tentu, akan disikapi pihaknya dengan turun ke lokasi proyek, demi perbaikan perbaikan pekerjaan dilapangan.

“ Apapun kritisi yang datang sedini mungkin akan kita lakukan kruscek, demi perbaikan pekerjaan. Dan untuk pekerjaan pemeliharaan jalan Rantau Suli- Beringin Tinggi, menurut hemat saya sudah cukup baik, jika melihat kondisi medan dan lokasi pekerjaan proyek,” Tukas Aspan.(*)

REPORTER : Chatur
















LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here