Ratusan Juta Dana Desa Dituding Terjadi Penyimpangan, Warga Laporkan Kades Aur Duri ke Kejari Merangin…Nah Loh……?

78
LAPORKAN : Beberapa item dugaan penyimpangan dana Desa yang dilaporkan warga desa Aur Duri, Nalo Tantan, Merangin. foto jejakjambi.com

MERANGIN,JEJAKJAMBI,- Kabar yang satu ini, mungkin bisa jadi contoh bagi para Kepala Desa (Kades), yang bercokol di bumi Merangin, jika tidak ekstra hati – hati dalam mengelolah pengunaan Anggaran Dana Desa (ADD).

Bukan kemakmuran yang didapat warga desa yang dipimpin-nya, namun justru musiba yang mengancam Kades itu sendiri. Dan kondisi tersebut, disinyalir terjadi di Desa Aur Duri, Kecamatan Nalo Tantan, Merangin.

Betapa tidak, puluhan warga  desa setempat, Selasa, (5/9), atau sekitar pukul 15.00 WIB, terlihat mendatangi kantor Kejari Merangin.

Tudingan miring atas berbagai bangunan fisik yang menggunakan dana desa itu pun, dilaporkan warga setempat. Bahkan dalam laporan yang diterima pihak Kejari Merangin jelang sore itu, justru berbagai persoalan yang terjadi pada pengunaan dana Desa itu terindikasi dilakukan Kades setempat yang belakangan bernama M Rifyawan, atau akrab dengan panggilan wawan.

” Yang jelas kami sudah melaporkan dugaan tak beres pada pengunaan dana desa yang terjadi di Desa Aur Duri. Dan kami minta persoalan ini, dapat cepat disikapi Kejari Merangin,” Ungkap Sukarni warga setempat, yang turut serta melaporkan dugaan kasus tersebut.

Hendra Ledi ketua Ormas Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat-IB), yang dipercaya warga mendampingi kasus tersebut mengatakan, sejauh  ini tercatat ratusan juta pengunaan dana desa Aur Duri, terindikasi kuat terjadi penyimpangan.

” Dan kami minta persoalan ini, dapat cepat disikapi Kejari Merangin. Sejatinya jika dalam beberapa pekan kedepan tidak  juga menjadi atensi Kejari Merangin, maka warga Desa Aur Duri akan melakukan aksi demo guna mendesak kasus tersebut cepat bergulir dan berproses hukum. Itu Harapan kami,” Tegas Hendra Ledi.

Terpisah Kades Aur Duri M Rifyawan ketika dikonfirmasi jejakjambi, terlihat sama sekali tidak gentar terkait laporan warga tersebut.” Biasalah itu, silakan saja lapor, kita siap kok berproses hukum, jika memang apa yang dikerjakan di Desa Aur Duri  melalui dana desa terindikasi terjadi penyimpangan,” tandasnya.

Terpisah Kejari Merangin Haryono melalui kasi Pidsus Roy Carles membenarkan laporan warga Desa Aur Duri terkait dugaan penyimpangan Dana Desa dengan terlapor Kades Aur Duri. ” Secara umum laporan sudah diterima, namun laporan tersebut lebih dulu masuk ke meja Intel Kejari Merangin. Yang jelas kita siap mensikapinya,” Jelasnya tak ragu. (*)

REPORTER : Chatur























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here