“Ratu Material” Hermanila Sangkal Kepemilikan Alat Berat Aktvitas PETI, Kades Rancan Justru Membenarkan..!

680
foto Ilustrasi/Ist

MERANGIN,- Tudingan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), yang ditenggarai dilakukan Hermanila di wilayah Lembah Masurai, atau tepatnya perbatasan Desa Durian Rambun dan Desa Rancan, mendapat sangkalan keras wanita yang kerap disebut sebagai “ratu material’ itu.

Melalui sambungan selular Hermanila sang ‘ratu material’ coba memberikan hak jawab-nya dan menyangkal keras, jika dirinya dituding telah mengirimkan alat berat di perbatasan Desa Durian Rambun dan Desa Rancan, untuk aktivitas PETI.

BACA JUGA : Merangin Makin Gawat…! “Ratu Material”, Rambah Aktivitas PETI di Masurai

“ Itu sama sekali tidak benar, tidak ada alat berat saya disana saat ini, cek saja. Apalagi disebut untuk aktivitas PETI itu sama sekali tidak ada,” Sangkal Hermanila, kepada media ini, baru – baru ini.

Menurutnya, alat berat miliknya memang ada, namun alat beratnya itu, saat ini tengah berada di wilayah Sungai Duku, Desa Talang Asal, Kecamatan Lembah Masurai.

” Dan keberadaan alat berat saya disana untuk melakukan aktivitas penambangan batu, bukan aktivitas PETI,” Sangkalnya lagi.

Ditempat terpisah Kades Rancan yang belakangan diketahui bernama Rasti, saat dibincangi jejakjambi.com justru sama sekali tidak membantah, jika sekitar sepekan yang lalu, alat berat milik Hermanila sempat masuk wilayah perbatasan Desa Durian Rambun dan Desa Rancan, guna melakukan aktivitas PETI.

“ Namun sejak tiga hari yang lalu, alat berat tersebut kembali ditarik meski sempat beroperasi melakukan aktivitas PETI beberapa hari. Apa masalah-nya hingga ditarik, saya kurang tahu pasti,” Ungkap Rasti Kades Desa Rancan.

Bahkan akibat masuknya alat berat tersebut, ada banyak titik jalan perekomonian warga atau jalan di Desa Rancan yang rusak berat.

” Kita tunggu niat baiknya beberapa hari kedepan, apakah jalan yang rusak di desa kami akan diperbaiki atau tidak,” Tandasnya seraya membenarkan sempat ada aktivitas PETI dilokasi desanya dan terhenti sejak tiga hari yang lalu. (*)

REPORTER : Chatur


















LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here