Pungli Pembuatan Sertifikat Prona Kembali Mencuat..! Kini Giliran Kades Selango Dituding Lakukan Pungli..?

427
Ilustrasi/Ist

MERANGIN,- Dugaan Pungutan Liar (Pungli) pembuatan sertifikat prona di Bumi Merangin, terus saja mengalir.

Jika sebelumnya kasus serupa sempat menerpa Desa  Simpang Limbur, Pamenang Barat dan hingga kini masih ber-proses hukum , kini  Azrai yang tak lain Kades Selango, Kecamatan  Pamenang Selatan, yang dituding melakukan Pungli Sertifikat Prona.

Tak tanggung tanggung, senilai Rp 500 ribu untuk satu pembuatan sertifikat prona tahun 2017, diduga dilakukan Kades setempat bekerja sama dengan Saiin selaku panitia bendahara prona.

Terbongkarnya dugaan Pungli prona kali ini,  tidak lepas dari laporan Amrizal yang tak lain salah satu anggota LSM Sapurata, ke tim Saiber Pungli Merangin, 3 September lalu.

” Sudah kita laporkan dugaan Pungli ini. Pungli yang dilakukan untuk satu pembuatan sertifikat prona berkisar Rp 500 Ribu. Dan itu diduga dilakukan Kades setempat, dengan total pembuatan sertifikat prona 2017 sebanyak 500 sertifikat,” Jelasnya seraya mengatakan jika laporan dugaan Pungli prona yang dilayangkan-nya  terhadap Saiber Pungli Merangin saat itu, diterima Edy Andra selaku siaga posko Saber Pungli Merangin.

BACA JUGA : SCI Restaurant Segera Lounching..! Berbagai Menu Masakan, Siap Manjakan Lidah Konsumen. Hebat-nya Buka 24 Jam Non-stop..

Hatam Tafsir yang tak lain wakil Ketua Saber Pungli Merangin membenarkan adanya laporan dugaan Pungli pembuatan sertifikat prona yang di layangkan LSM Sapurata terhadap tim Saber Pungli Merangin.

” Laporan sudah kita tindak lanjuti dengan menembuskan laporan tersebut, terhadap ketua Saber Pungli Merangin yang tak lain Wakapolres Merangin, guna ditindak lanjuti,” Timpalnya.

Sementara itu hingga berita ini dirilis, Kades Selango Azrai masih belum berhasil dikonfirmasi terkait indikasi Pungli yang ditudingkan kepadanya. (*)

REPORTER : Rabu Iskandar
EDITOR : Chatur























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here