Proyek Irigasi Ber-omzet Miliaran Disidak DPRD..! Herman : “Temuan Itu Ada, Dan Kita Minta Diperbaiki”

981
Ketua DPRD Merangin Herman Efendi dan ketua Komisi III Mulyadi saat sidak proyek irigasi/Ist didampingi

MERANGIN,- Indikasi tak beres dalam proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) Merangin, dengan kucuran dana tak kurang dari Rp 3,4 Miliar lewat pekerjaan peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi dikawasan Dam Betuk, Tabir Lintas, akhirnya mendapat respon para wakil rakyat Merangin.

BACA JUGA : Proyek Irigasi Ber-omzet Miliaran, Disinyalir Dijaga Oknum Preman Suruhan..! Ini Terjadi di Merangin?

Didampingi, pihak PUPR Merangin yang diwakili Kabid Bina Marga Aspan dan Kabid SDA Junaidi, sejumlah anggota DPRD Merangin yang dipimpin Ketua DPRD Merangin Herman Efendi mendatangi proyek, yang cukup viral di berbagai pemberitaan media akhir – akhir ini.

Mulai dari indikasi proyek tersebut dilakukan pengamanan oleh ‘oknum preman’ hingga indikasi tak beres dalam pekerjaan proyek tersebut, menjadi landasan sejumlah anggota DPRD Merangin mensambangi proyek tersebut.

BACA JUGA : Rekanan Sangkal Keras Libatkan Oknum Preman..? Zintir : “Minta Wakil Rakyat Turun Ke Lokasi Proyek”

“ Hadirnya berbagai pemberitaan di media terkait indikasi tak beres pada proyek ini, membuat saya bersama ketua Komisi III DPRD Merangin melakukan Sidak pada proyek tersebut.

” Bahkan dalam Sidak kali ini, pihak PUPR Merangin yang diwakili Aspan dan Kabid SDA turut hadir,” Jelas ketua DPRD Merangin Herman Efendi saat Sidak berlangsung, Jumat, (18/10), atau sekitar pukul 14.00 WIB.

Lalu adakah temuan dari hasil sidak tersebut? Menjawab pertanyaan tersebut, Herman tak menapik jika dari hasil Sidak yang dilakukan pihaknya, temuan tentu saja ada.

“ Misal besi yang dipasang tidak sampai ke-atas. Dan kita sudah minta agar kontraktor memasang besi dinding irigasi sampai ke-atas sesuai dengan gambar. Besar harapan kita, agar kiranya kontraktor bisa bekerja sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Harapannya, tentu saja jika proyek ini tuntas dikerjakan, maka masyarakat bisa menikmati hasil pekerjaan proyek ini,” Tegas Herman Efendi.

Sementara itu Aspan Kabid Bina Marga saat Sidak berlangsung mengatakan, jika pihaknya sama sekali tidak ‘alergi’ dengan berbagai pemberitaan media terkait indikasi proyek tak beres yang tengah dikerjakan.

“ Justru itu kami jadikan masukan sebagai bahan koreksi. Kita semua tahu, jika proyek cukup banyak yang tengah berjalan di Merangin, sementara petugas di Dinas PU cukup terbatas,” Ungkap Aspan.

bahkan menurut Aspan, proyek ini juga dipantau Tim Pengawal,Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D), dan beberapa waktu lalu sudah melakukan pemantauan proyek.

“ Selain itu, kami dari Dinas PUPR Merangin sudah meminta agar proyek ini di lakukan audit internal oleh pihak Inspektorat, sebelum pekerjaan proyek ini berakhir,” Tandasnya.

Diakui Aspan memang ada beberapa temuan di lapangan dari pekerjaan proyek yang tengah berjalan ini, seperti adanya kekurangan besi .” Dan temuan itu, sudah kita bongkar, dan perbaiki ulang,” Jelasnya.(*)

REPORTER : Zintir
EDITOR : Chatur



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here