Proyek Hall Pemda Merangin Diujung PETAKA…! Inspektorat Bakal Audit Proyek?

27
PAPAN PROYEK : Papan proyek Bangunan Hall Pemda/jejakjambi.com

MERANGIN,JEJAKJAMBI,- Indikasi tak ‘sehat’ pada pekerjaan proyek Hall Pemda Merangin, akhirnya sampai ke ‘telinga’ aparat terkait Inspektorat Merangin.

Tak ingin ‘kegaduhan demi kegaduhan’ tersebut terus berlarut, membuat pihak Inspektorat Merangin dibawah pimpinan Hatam Tafsir berjanji akan melakukan audit atas pekerjaan proyek 2017, yang menelan dana tak kurang dari Rp 1,1 Miliar itu.

” Kita sudah mendengar kabar  ini, di salah satu ‘Medsos’ hingga pemberitaan media online, terkait gunjang – ganjing dugaan tak beres pada pekerjaan proyek Hall Pemda Merangin tersebut. Nah, atas dasar itulah, dalam waktu dekat, Inspektorat Merangin, akan membentuk tim khusus, guna meng-audit pekerjaan proyek 2017, yang hingga kini masih dikerjakan rekanan lewat leading sektor Dinas Pekerjaan Umum,” Ungkap Kepala Inspektorat Merangin Hatam Tafsir, melalui Sekretaris M Sayuti SAg, kepada jejakjambi.com, Senin, (8/1), atau sekitar pukul 17.15 WIB.

Tak hanya peng-auditan proyek yang akan dilakukan, pihak Inspektorat pun akan meminta keterangan sejumlah awak media online yang cukup gencar memberitakan dugaan tak beres pada proyek tersebut.” Iya, termasuk beberapa media online, juga akan kita mintai keterangan, terkait informasi yang dikabarkan,” Tambahnya.

Ini serius? Sejauh ini, pihaknya hanya berharap agar pekerjaan proyek yang dikerjakan rekanan CV Payo More Rawang, dengan konsultan proyek CV Bhakti Paramuda tersebut sesuai dengan harapan warga Merangin.”  Siapa bilang kita main – main, kita serius. Ini kita lakukan guna memastikan apa benar proyek tersebut syarat akan ketidakberesan,” Tambah M Sayuti

Seperti pemberitaan sebelumnya, jika berbagai kritisi atas dugaan tak ‘sehat’ dalam pembangunan Hall Pemda Merangin tersebut, dari hari ke hari terus mengalir, pasca aktivitas proyek tersebut terlontar netizen lewat Medsos Facebook.

Terakhir, kritisi datang Chandra Jaya yang tak lain, wasit Badminton Nasional asal Merangin. Ditegaskannya, sebelum proyek Hall Pemda Merangin bergerak, ada banyak pihak yang sudah mengingatkan agar pihak Dinas Pekerjaan Umum Merangin sebagai leading sektor dalam proyek tersebut, bisa ber-koordinasi dengan pihak – pihak profesional, seperti  Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

” Tujuanya, tentu agar  proyek tersebut tidak ‘kacau balau’ seperti yang terjadi saat ini. Selain lapangan utama jauh dari kata standar dan tidak akan bisa difungsikan saat sudah tuntas dikerjakan, hal lain yang nampak jauh dari kata ‘sehat’ terlihat dari cat tembok yang digunakan juga sangat tidak memadai. Cat tembok diseputaran lapangan badminton tersebut semustinya berwarna gelap, bukan warna warni seperti itu. Itu standarnya loh. Apa yang sudah dilakukan pihak  terkait yang  berhubungan langsung dengan pembangunan proyek tersebut, sama saja sudah melakukan penghinaan terhadap BPSI,” Tegas Chandra, nampak kecewa  dengan bangunan proyek yang saat ini tengah dikerjakan. (*)

REPORTER : Chatur

 

 






















LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here