Proyek Beromzet Miliaran, Proggres Rendah..! Disinyalir Proyek Ini Tak Akan Selesai Hingga Deadline Berakhir

596
Proyek bangunan yang disinyalir kuat terjadi deviasi/dok jejakjambi.com

MERANGIN,- Proyek pembangunan kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Merangin, yang dibangun melalui kucuran dana APBD Merangin 2019, mendapat sorotan.

Betapa tidak, proyek yang sudah bergerak sejak 2 Agustus 2019 lalu, dan dibangun melalui rekanan CV Linas Konstruksi, hingga saat ini masih belum menunjukan proggres yang ‘sehat’.

Potret papan proyek yang terpasang dilokasi proyek kawasan samping Puskesmas Pematang kandis Bangko/Ist

Itu, jika dilihat dari kalender kerja proyek tersebut selama 130 hari, dengan nilai kontrak yang cukup fantastis atau Rp 2,3 Miliar lebih.

“ Disini kita tidak bicara soal kualitas pekerjaan proyek. Akan tetapi jika dilihat dari hasil pekerjaan di lapangan yang baru sebatas bangunan pondasi bangunan, sedangkan waktu pekerjaan proyek sudah berjalan 1,5 bulan atau sekitar 6 minggu, jelas proyek ini mengalami deviasi (keterlambatan pekerjaan,red),” Ungkap salah satu rekanan yang memahami teknis kontruksi, khusus bangunan, dan minta namanya tidak perlu dicatut saat dibincangi jejakjambi.com, baru – baru ini.

Bahkan deviasi pekerjaan yang terjadi jika dikalkulasi dengan lama pekerjaan proyek, sudah masuk kisaran 25- 30 persen.

“ Nah disini yang bertanggung jawab PPTK proyek, hingga konsultan proyek, untuk segera memanggil rekanan proyek dan mempertanyakan persoalan apa yang terjadi hingga terjadinya deviasi yang cukup besar tersebut,” Tambah sumber ini, yang minta namanya dinisialkan QQ saja ini.

BACA JUGA : Pengakuan Deski, Satu Dari Tiga Terpidana Kasus Narkoba Merangin : “ Kunci Duplikat Hilux Profit Masih Dengan Saya, Juga Faktur Penjualan”

Bahkan jika melihat kondisi yang terjadi dilapangan lanjut QQ, yang tak lain rekanan yang cukup berpengalaman ini, maka proyek tersebut dipastikan sulit untuk menembus batas deadline pekerjaan yang telah ditentukan.

“ Jika dipaksa, maka bukan tidak mungkin, akan berimbas pada kualitas pekerjaan itu sendiri. Dan ini, tidak bisa dilakukan pembiaran tentunya, karena dana yang terserap pada proyek dikawasan pusat kota Bangko ini, tidaklah sedikit,”Tukas QQ.

Menariknya, meski proyek bangunan kantor berlantai dua dengan konsultan proyek CV Garis Perak tersebut dipastikan terjadinya deviasi, namun hasil pantauan jejakjambi.com dilapangan atau dilokasi proyek, nampak proyek tersebut hanya dikerjakan beberapa orang pekerja saja.

“ Kami hanya bekerja 3 orang orang lah pak, dan kami tidak tahu sama sekali jika proyek in harus dikebut pekerjaanya karena ada banyak keterlambatan pekerjaan. Iya, sampai hari ini baru sebatas pondasi yang terbangun, itu pun pondasinya masih belum kering pak,” Ungkap salah seoarang pekerja bangunan setempat bertutur.

Terkait persoalan ini, selain pihak Dinas PU Merangin masih belum berhasil dikonfirmasi, juga Acik, yang disebut – sebut sebagai koordinator bendera CV Garis Perak juga menyangkal jika proyek tersebut dibawah pengawasan pihaknya.

” Salah catat tidak itu, itu bukan proyek dibawah pengawasan kita,” Sangkal Acik, saat dihubungi via ponsel. (*)

REPORTER : Chatur
























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here