Program P2DK Wajib Dikelola Bumdes

173
Suasana sosialisasi P2DK 2019 di ruang pola Bupati Sarolangun/Ist

SAROLANGUN,- Program Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan (P2DK) di Kabupaten Sarolangun memasuki babak baru.

Hal ini disampaikan pada acara sosialisasi P2DK yang digagas Pemkab Sarolangun melalui Dinas PMD, dibuka Asisten I (Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Sarolangun) Arief Ampera mewakili Bupati Cek Endra, dihadiri Kadis PMD Mulyadi dan tim Pendamping P2DK yang diikuti Kades dan Lurah se Kabupaten Sarolangun, Rabu (11/9) di ruang Pola Bupati Sarolangun.

BACA JUGA : Tiga Terpidana Kasus Narkoba di Merangin Dengan BB 4, ½ Kg Shabu, ‘tercyduk’ Diambil Keterangan Propam Polda Jambi..!

Diketahui, sebelumnya program unggulan Bupati Sarolangun Cek Endra ini hanya dikelola oleh unsur masyarakat yang ditunjuk dan pelaksanaannya melalui pendampingan.

Ibarat babak baru, pengelolaan dana P2DK berbeda dari Sebelumnya, sekarang harus dikelola oleh Badan usaha milik desa (Bumdes) dengan tim Pendamping dan harus ada pengawasan (kontrol) dari masyarakat.

Pernyataan Asisten pemerintahan ini bisa mendatangkan tanda tanya, bagaimana pelaksanaan program P2DK selama ini, kurang pengawasan atau kurang efektifnya tim Pendamping dan bagaimana pencapaian program selama ini?

” Saya harap pelaksanaan pengelolaan dana program P2DK supaya dikelola Bumdes dan harus ada kontrol, bagaimana anggaran yang digelontorkan bermanfaat bagi masyarakat,” ucap Arief Ampera.

Arief Ampera menyebut, pentingnya program P2DK dikelola Bumdes bertujuan agar uang rakyat yang digelontorkan Milyaran Rupiah per tahunnya itu efektif dan efisien dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sarolangun.

” Tujuan dana P2DK dikelola melalui Bumdes agar uang rakyat itu efektif, efisien dan diserap dengan baik, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” urainya.

Selanjutnya, Arief berharap dana P2DK dikelola sesuai kearifan lokal, tidak mencontoh daerah lain yang tidak sesuai dengan kondisi desa atau Lurah setempat.

” Dana P2DK harus dikelola sesuai kearifan lokal, sesuaikan dengan potensi masing -masing,” Tutup Arief Ampera.(*)

REPORTER : Abah Agus
EDITOR : Chatur
























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here