“Pertarungan Emosional Tokoh Merangin, Kunci Kemenangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Merangin 2018”

451
As'ad Kadir /dok jejakjambi.com

Catatan  As’ad Kadir – (Pemerhati Sosial Politik Merangin)

TAHAPAN Pilkada Merangin hampir usai,  kampanye akbar menjadi etalase akhir pertempuran kekuatan pasangan kandidat, namun strategi pemungutan lainnya terus dilancarkan mulai dari pengerahan masa,  pelantikan Timses, rekrutmen tomas dan memaksimalkan mesin partai pengusung hingga perang opini di media masa tak jarang perang hujatan publik.

Pertarungan tokoh lokal menjadi yang paling menarik, karena sejatinya menjadi pertarungan emosional kandidat. Sebut saja, pasangan nomor urut 1 Ahmad Fauzi Ansori – Sujarmin (FaJar), disana ada Bapak H Rotani Yutaka mantan Bupati Merangin 2 periode yang juga kakak dari Saudara H Adrianus Malik dalam konstalasi politik ini menjadi ketua harian Timses.

Pasangan nomor urut 3 Nalim –  Khafied Moein sementara Saudara Nilwan Yahya selaku ketua PPP yang tak lain adalah adik ipar Adrianus Malik menggawangi pasangan nomor urut 2 Al-Haris – Mashuri.

Disudut lain ada Bapak Mat Silwan di Timses HAMAS dan menantunya Badri Husien ketua Nasdem di Timses Nalim – Khafied.

Di Dapil 3 ada H Salam di Timses Nalim Khafied dan adik kandungnya Zainuri ketua Hanura di Timses Hamas. Pertarungan lain yang tak kalah seru-nya akan mewarnai ronde akhir pesta demokrasi Merangin 2018 sebut saja Pasangan nomor urut 2 HAMAS, disana ada KH Satar Saleh, Marzuki Yahya yang juga kakak kandung Nilwan Yahya Timses HAMAS dan H Samson Yahya yang lebih memilih berjuang bersama pasangan FAJAR.

Fenomena lain, pasangan nomor urut 3 Nalim – Khafied ada nama besar H Handayani anggota DPR RI dan Muhammad Syukur tokoh muda yang juga anggota DPD RI yang berasal dari kekuatan politik daerah pemilihan Merangin 1, dan notabene asal tokoh handalan pasangan FaJar dan HAMAS.

Ada tokoh-tokoh besar lainnya ikut mewarnai konstalasi politik Merangin baik itu Tomas maupun Parpol sebut saja Bapak H Hasan Basri Agus (HBA) mantan Gubernur Jambi H Antoni Zeidra Abidin mantan wakil Gubernur Jambi  H Bambang Sukowinarno, dan H Zainul Imron mantan Bupati Merangin.

Dapat kita garis bawahi mereka adalah Tokoh Jambi yang merupakan manifestasi umum, ada pengecualian terhadap Pak HBA dan Pak Antoni selain mempunyai hubungan emosional dengan Merangin yang bersangkutan juga tokoh Partai Golkar, dalam konstalasi Pilkada Merangin 2018 masyarakat akan mampu memilah kepentingan emosional dengan kepentingan Pilkada Merangin yang sudah di depan mata.

Peta perpolitikan praktis dapat berubah dalam bulan Ramadhan dan saat Lebaran Idul Fitri 1439 H mendatang.  Hal ini akan mempengaruhi tingkat keterpilihan kandidat, sebut saja pendekatan silaturahmi dan safari keagamaan menjadi ruang kunci, bisa mengalir melalui THR, Operasional Timses, kekuatan Saksi TPS dan KKPS serta partisipasi pemilih.

Tokoh Partai Politik, pengurus Parpol, dan Anggota DPRD dari Partai pengusung menjadi mesin penting suksesnya Pilkada Merangin 2018.

Sisi lain yang kurang menggembirakan terjadi pada kandidat In-cumbent hal ini dikarenakan penerapan Undang Undang (UU) Politik yang tidak membolehkan PNS/ASN untuk terlibat langsung politik.

Hal ini sangat dirasakan oleh pasangan HAMAS namun juga berdampak bagi pasangan Nalim – Khafied, tapi justru pasangan FaJar lebih diuntungkan sebagai pendatang baru.

Klaim masa Merangin keturunan Jawa menjadi permainan tersendiri bagi kandidat Sujarmin dari kawasan Pamenang, Mashuri ketua FKKJM dan Khafied Moein wakil Bupati aktiv selaku tokoh Jawa Merangin, tinggal lagi siapa yang paling mampu menggunakan bahasa rakyat dan bisa tepat momen Ialah yang akan berpeluang dipilih.

Dari Dalil 2 kelompok militan pemekaran Tabir Raya menjadi perebutan simpati pasangan Nalim – Khafid dengan HAMAS, khusus kawasan LUHAK 16 Perebutan simpati antara pasangan Fauzi Ansori dengan Al- haris karena politik emosional berasal dari Desa yang sama, yaitu Sekancing Tiang Pumpung akan sulit ditebak, tapi harus di ingat kawasan Masurai dan Jangkat merupakan kawasan tapal kuda.

Isu-isu miring tentang kandidat tetap menjadi trend center dan penggunaan media sosial merupakan solusi murah meriah demokrasi serta pemanfaatan jaringan aparat pemerintahan daerah dan desa menjadi kunci lain yang bisa digerakkan secara sporadik oleh kandidat. Catatan lain, tak kalah menarik minus 3 hari pilkada kontestan Al Haris dan Khafied Muin akan kembali menjadi pasangan Bupati dan Wakil Bupati Aktiv.

Mari kita do’akan agar ridho ALLAH SWT pilkada Merangin 2018 berjalan lancar, aman dan terpilih pemimpin daerah yang betul – betul dibutuhkan masyarakat dan daerah. (*)













LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here