Pembangunan MBC, “Potret Buram” Penegakan PERDA Merangin..! Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas?

53
Potret pengukuran lahan BMC,beberapa waktu lalu /jejakjambi.com
progress pembangunan saat ini/jejakjambi.com

MERANGIN,JEJAKJAMBI,- Tak terbantahkan sudah, jika pembangunan Merangin Business Centre (MBC), yang dilakukan dititik lokasi kawasan Simpang Tiga Bukit Indah, Bangko, sama sekali bergerak tanpa adanya Izin Mendirikan Bangunan atau akrab disebut (IMB). Kondisi itu pun, secara tidak langsung diakui pemohon yang belakangan diketahui bernama Julfahmi.

Mirisnya, sejauh ini Pemkab Merangin melalui instansi terkait atau Satpol PP Merangin dibawah payung kepemimpinan Akmal Zen, seakan melakukan pembiaran, atas tahap demi tahap pembangunan MBC yang terus berlangsung sampai saat ini, tanpa adanya penerbitan IMB terlebih dahulu.

Kadis Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu & Tenaga Kerja Kabupaten Merangin Jangcik Mohza Merangin kembali mengatakan, jika sket gambar secara utuh pemohon bangunan yang dikeluarkan tim teknis dalam hal ini Dinas PU Merangin, sampai saat ini masih belum diterima pihaknya.

” Sama sekali kita tidak akan mempersulit IMB atas bangunan tersebut, asalkan pihak terkait dalam hal Dinas PU Merangin, maupun instansi Dishub Merangin selaku tim teknis sudah memberikan rekomendasi, atas pembangunan MBC tersebut. Dan faktanya kajian teknis tersebut, baik dari Dinas PU Merangin maupun dari Dishub Merangin masih belum kita terima,” Jelas Jangcik Mohza.

Dilain kesempatan Syafraini yang tak lain Kadishub Merangin saat dikonfirmasi terpisah juga memberikan peryataan yang sama. ” Sampai saat ini, permohonan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) atas bangunan MBC tersebut sama sekali belum kita terima. Jadi apanya yang akan kita proses secara prosedur, ” Singkat Syafraini, yang biasa dipanggil kanceng.

Berbeda dengan peryataan Syarfaini, Kabid Cipta Karya Dinas PUP Merangin Muzakir justru mengatakan, jika izin teknis pemohon  atas pembangunan MBC sudah dikaji pihaknya.” Dan dalam waktu dekat akan kita serahkan terhadap Dinas Perzinan Merangin. Artinya, tinggal menunggu waktu saja untuk diajukan ke Dinas Perizinan Merangin. saya pikir sudah tak ada persoalan,” Jelasnya.

Dikesempatan yang berbeda, pembangunan BMC yang terus berlangsung tanpa didahului terbitnya IMB tersebut, mendapat kritisi keras dari Masroni yang tak lain koordinator Forum Bersama Peduli Merangin (F-BPM).

Ditegaskan Masroni, IMB yang belum keluar namun pihak pengembang terus melakukan pembangunan seperti yang dilakukan Julfahmi yang katanya selaku pemilik lahan Surat Hak Milik (SHM), benar – benar menjadi “potret buram” Pemkab Merangin dalam penegakan aturan Perda.

” Ada apa dengan Pemkab Merangin yang seakan tutup mata, hingga melakukan pembiaran terhadap pembangunan MBC yang terus berlangsung. Sementara IMB atas bangunan tersebut belum diterbitkan. Jangan jangan ada ‘kongkalingkong’ antara pengembang dengan Pemkab Merangin. Loh iya, udah jelas nyalahi aturan kok dilakukan pembiaran saja atas bangunan yang terus dilakukan, ” Kritisi Masroni seraya mengatakan, apa yang terjadi hari ini, mengasumsikan dugaan penegakan Perda Merangin tajam ke bawah, tumpul ke atas.

Terpisah Kasat Satpol PP Merangin Akmal Zen hingga berita ini dirilis, masih belum berhasil dikonfirmasi terkait persoalan apa yang melatar belakangi belum adanya penegakan Peraturan Daerah (Perda) atas pembangunan MBC, tanpa adanya IMB tersebut.  Padahal dari informasi yang berhasil dihimpun jejakjambi.com, belum adanya IMB atas bangunan MBC tersebut, sudah dilakukan pemberitahuan pihak perizinan, terhadap berbagai pihak terkait. (*)

REPORTER : Chatur 






















LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here