Paripurna DPRD Sarolangun, “Dihujani” Interupsi..!

201
Suasana berlangsungnya paripurna/Ist

SAROLANGUN,- Rapat Paripurna Peresmian, Pelantikan dan Pengucapan Sumpah /Janji Anggota Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sarolangun periode 2019-2024, yang digelar Jum’at (30’8) dihujani interupsi para Dewan.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Sarolangun Muhammad Syaihu didampingi unsur pimpinan, Amir Mahmud dan H Hapis Hasbiallah.

Beberapa saat paripurna berlangsung, Muhammad Syaihu secara spontan
mempertanyakan status penetapan Pimpinan DPRD sementara, dan mengaku belum menerima laporan siapa yang ditunjuk menjadi ketua DPRD sementara.

Muhammad Syaihu menyebut Paripurna diskor selama lima menit untuk memusyawarahkan siapa yang ditunjuk sebagai Ketua DPRD sementara.

“Sehubungan penunjukan Ketua sementara, rapat diskor selama lima menit,” ujar Muhammad Syaihu.

Ucapan Muhammad Syaihu yang singkat itu langsung disambar interupsi sejumlah anggota dewan, bak hujan yang bertubi -tubi, Intinya berpendapat tidak perlu dilakukan skor.

Para anggota dewan yang interupsi dimulai Muhammad Fadlan Arafiqi, disusul Tontawi Jauhari, Hapis Hasbiallah, Hurmin, Hermi, dan AH Marzuki.

Adu argumentasi pun menggema membuat situasi sedikit tegang. Selanjutnya diputuskan sidang paripurna diskor selama lima menit yang digunakan untuk musyawarah terkait Pimpinan Dewan sementara.

Musyawah dilakukan para Ketua Parpol pemenang Pemilu, yakni Partai Golkar, Demokrat, PDIP, PKS dan PPP serta Bupati Cek Endra dan Wakil Bupati Hillalatil Badri dan memilih Tontawi Jauhari dari Partai Golkar menjadi Pimpinan sementara DPRD Kabupaten Sarolngun.

Akhirnya Rapat Paripurna Peresmian, Pelantikan dan Pengucapan Sumpah /Janji Anggota Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sarolangun periode 2019-2024, tetap berlangsung khidmad ditandai dengan dilantiknya 35 Anggota DPRD Sarolangun periode 2019-2024. (*)

REPORTER : Abah Agus
EDITOR : Chatur
























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here