Oknum BPN Merangin Dituding Lakukan Aksi Pungli..! Ups Angka-nya Lumayan Bro..!

392
Potret kantor BPN Merangin/Ist

MERANGIN,- Belum lepas dari ingatan kita, aksi Pungutan Liar (Pungli) yang terjadi di kantor Samsat Merangin beberapa hari lalu, dan hal serupa, justru kembali terjadi di Bumi Merangin.

Kali ini, kabar tak ‘sedap’ itu justru berhembus dari kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Merangin.

Iya, salah satu oknum BPN yang belakangan diketahui bernama Tholib, ‘tercyduk’ Hendra yang tak lain salah wartawan lokal, saat akan melakukan kepengurusan sertifikat tanah di kantor berlogo of Ministry of Land and Spatial Planning

Kepada jejakjambi.com saat dibincangi Hendra mengaku, jika Kamis, (7/2) atau sekitar pukul 13.00 WIB, dirinya mendatangi kantor BPN Merangin. Tujuan-nya, tentu guna membuat sertifikat tanah (pemecahan sertifikat tanah,red)   

Namun belum lah terbit sertifikat yang akan dibuat, oknum BPN atas nama Tholib yang mengurus berbagai kepengurusan sertifikat tanah tersebut, sudah meminta uang Rp 500 Ribu.

Alasan-nya cukup sederhana, uang Rp 500 ribu tersebut untuk pucuk pimpinan BPN Merangin. Dan jika uang tersebut tidak segera diserahkan pada hari itu juga, maka pimpinan BPN tidak akan melakukan penandatanganan atas sertifikat yang akan diterbitkan.

“ Semuanya sudah beres saya bayar, terkait aturan bayar yang ditetapkan BPN atas pemecahan sertifikat, namun pihak BPN tersebut masih meminta uang Rp 500 Ribu lagi, dengan alasan untuk pucuk pimpinan. Ini apa nama-nya jika bukan Pungli,” Kata Hendra saat dibincangi, beberapa jam yang lalu.

Beruntung, sebelum Hendra akan menyerahkan uang tersebut, Ia sempat mempertanyakan secara detail terkait kegunaan uang Rp 500 Ribu yang diminta oknum BPN itu.

” Uang itu untuk apa, dasar pemberian uang tersebut mana. Mendapat pertanyaan tersebut, oknum BPN Tholib yang merasa tersudut, justru masuk ke dalam ruangan dalam kantor BPN, namun tak kunjung kembali meski sudah ditunggu  hingga beberapa jam kemudian. Saya harap aparat hukum terkait dapat cepat mensikapi dugaan kuat Pungli yang terjadi di BPN Merangin ini, ” Tegas Hendra.

Sayang hingga berita ini dirilis, Kepala BPN Merangin Anggasana Siboru,  belum memberikan tanggapan resminya, terkait ulah ‘nakal’ bawahan-nya itu.

Beberapa kali dihubungi via ponsel dinomor 0821-62435XXX yang biasa digunakan orang nomor satu di kantor BPN tersebut, sama sekali tidak diangkat, bahkan melalui aplikasi WhattApp saat dihubungi, juga  sama sekali tidak memberikan tanggapan, meski informasi yang diberikan terlihat terbaca. (*)

REPORTER : Chatur

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here