Ojie Dominasi Debat Publik, Pertanyaan Al-Haris Berujung Blunder, Kandidat Nalim Ikut Terseret

1302
Momen Debat Publik Cabup dan Cawabup Merangin /Ist

MERANGIN,- Secara umum memang debat publik pasangan calon Bupati (Cabup) dan calon Wakil Bupati (Wabup), yang di selenggarakan KPU Merangin, Sabtu, (12/5), sekitar pukul 19.30 WIB, di gedung DPRD Merangin berlangsung, aman dan tertib.

Dari hasil pantauan jejakjambi.com, dari awal debat dimulai, kandidat Ojie terlihat sudah lebih dulu ‘gas full’ dan coba mendominasi suasana debat publik, dibanding kandidat Al-haris, maupun Nalim.

Bermain data yang Ia dimiliki, dan sedikit sentuhan program yang coba dimainkan Ojie, belum lagi semangat yang tinggi yang tak kunjung ‘kendur’ hingga akhir debat, membuat banyak pihak mengklaim, jika secara retorika, Ojie jauh lebih unggul dari dua kandidat lainnya, buah hasil debat publik tersebut.   

Masih dari hasil pantauan jejakjambi,.com, awalnya debat publik berlangsung mulus. Masing – masing kandidat, berhasil menyampaikan pertanyaan, hingga menjawab pertanyaan dengan berbagai retorika yang dimiliki, guna mengaet ‘hati’ pemilih.

Namun saat sesi kandidat in-cumbent Al-haris diberikan kesempatan bertanya kepada kandidat Ojie, disana blunder terjadi. Bahkan pertanyaan yang dilontarkan Al-haris terhadap Ojie tersebut, justru turut ‘menyeret’ nama kandidat Nalim, yang memang sempat memimpin Merangin di era 2008-2013.

Emang pertanyaan apa yang dilontarkan hingga, blunder tersebut jutsru turut berimbas pada kandidat Nalim? Masih dari hasil pantauan jejakjambi, pertanyaan yang sempat dilontarkan kandidat nomor urut 2, tak lain terkait persoalan kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang terus dirambah khusunya Dapil 4 ?

Mendapati pertanyaan tersebut, Ojie justru begitu bersemangat menjawab pertanyaan. Bahkan dikesempatan tersebut, selain Ojie mengklaim akan mampu menyelesaikan persoalan perambahan hutan dikawasan Dapil 4, dirinya juga  justru mengklaim akan memaksimalkan hasil pertanian kopi yang dimiliki kawasan Dapil 4.

Salah satunya, dengan memberikan bantuan mesin pengering kopi bagi kelompok tani setempat, demi meningkatkan kwalitas hasil kopi dan berujung pada hasil kopi yang bernilai saing tinggi.

” Lagian pertanyaan ini, kenapa pula dipertanyakan terhadap saya, Al-haris dan Nalim sudah memimpin Merangin lebih dulu, dan persoalan perambahan hutan tersebut, tak kunjung mampu dituntaskan sejak 10 tahun terakhir. Dan saya optimis akan mampu menyelesaikan persoalan kawasan TNKS ini,”  Timpal Ojie.

Diakhir debat sendiri, sepertinya kandidat In-cumbent Al-haris sedikit diuntungkan dengan peryataan closing-nya yang ‘cukup manis’, jika dirinya tidak akan muluk muluk ‘berjanji’ untuk meyakinkan pemilih.

“Hari ini sudah mantap, mari kita lanjutkan pembangunan di Merangin lebih mantap lagi.  Pilih Al-haris dan Mashuri agar Merangin lebih mantap bisa terwujud,” Ujar Al-haris dipenghujung closingnya.

Lalu bagaimana penampilan Nalim dalam debat publik tersebut? Diawal debat publik, yang disiarkan secara langsung TVRI Jambi, terlihat Nalim coba tampil apa adanya. Berbagai program unggulan seperti pemerataan guru, bantuan intensif terhadap guru hingga berbagai program religius, masih menjadi andalan kandidat yang mengusung slogan ‘Merangin lebih baik’. 

Keberadaan Khafid yang mendampingi-nya dalam debat itu, dirasa cukup membantu kandidat nomor urut 3 ini, dalam menyampaikan visi dan misi yang mereka emban. Selain itu dukungan tim yang cukup banyak diluar gedung menjadi motivasi tersendiri bagi kedua pasangan ini.

” Jika Allah memberikan ridho, mudah – mudahan Merangin lebih baik, akan bisa terwujud 2018-2023,” Ungkap Nalim saat sesi closing berlangsung.

Hal menarik lainnya, dan sempat menjadi pertanyaan publik di berbagai Media Sosial (Medsos). Tak lain, terkait sosok Cawabup Sujarmin, yang tak sekalipun mendapatkan kesempatan untuk turut serta berbicara pada momen penting politik kali ini?

Tingginya intensitas Ojie dalam menyampaikan visi dan misi FaJar saat debat berlangsung, membuat sang Cawabup Sujarmin terlupakan untuk turut serta angkat bicara membantu Cabup Ojie berbicara. 135 Menit momen debat publik, tak satu kalimat pun terlontar dari peryataan Sujarmin.

” Setelah melihat debat publik pilkada kabupaten merangin tadi malam. untuk debat publik pada pilkada2 kabupaten merangin berikut nya. alangkah baik nya di masukkan ke dalam tata tertib acara bahwasanya setiap pasangan calon baik itu calon bupati maupun calon wakil bupati wajib di beri kesempatan untuk berbicara.baik dalam bentuk bertanya maupun menjawab pertanyaan kepada/dari paslon yang lain.karna ini sangat penting bagi rakyat untuk di gunakan sebgai salah satu cara menilai kualitas dari pada calon pemimpin mereka,” Ungkap Akun Facebook Damsir Karim, sekitar 4 jam yang lalu, (tanpa editing,red).(*)

REPORTER : Chatur













LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here