Nah Loh… Wakil BPD Desa Simpang Limbur Dipolisikan..? Kades Pun Terancam Terseret..? Waduh Masalahnya Apa Ya…

1113
Surat laporan korban dan korban Hasim/jejakjambi.com

MERANGIN,- Sepertinya Helmi Syaputra yang tercatat sebagai Kades Desa Simpang Limbur, Pamenang Barat, Merangin, bersama anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat yang belakangan diketahui bernama Ari, bisa jadi akan berurusan dengan aparat hukum Polres Merangin, dalam waktu dekat.

Itu semua, tak lepas dari laporan yang dilayangkan Hasim (46), Warga RT 01, Desa Simpang Limbur, Pamenang Barat, ke Mapolres Merangin, Selasa (4/9), atau sekitar pukul 17.00 WIB, dengan nomor laporan: STPL/224/IX/2018/Res Merangin/SPKT.

Seperti dikatakan Hasim usai menjalani pemeriksaan atas laporan-nya, jika Senin, (3/9), atau sekitar pukul 20.00 WIB, dirinya sempat didatangi Ari yang tak lain salah satu anggota BPD Desa Simpang Limbur, Pamenang Barat, Merangin.

Kehadiran terlapor Ari dikediaman pelapor, dengan suara lantang mengajak pelapor ‘berduel’ hingga mengancam dengan kata – kata akan membunuh terlapor.

” Ari datang ke rumah saya dan bentak bentak di depan rumah saya, dia juga mengancam dengan kata – kata akan membunuh saya. Alasan terlapor  mengancam saya, karena saya dituding terlapor telah melaporkan kasus dugaan Pungli Prona yang terjadi di Desa Simpang Limbur.

” Kan semua tahu yang melaporkan itu semua bukan saya, akan tetapi yang melaporkan kasus tersebut tak lain Lembaga Garuda Muda Indonesia (LGMI) Merangin,” Ujar Hasim usai menjalani pemeriksaan di Mapolres Merangin, beberapa jam yang lalu.

Masih dikatakan pelapor Hasim, usai terlapor Ari mengancam dirinya, kemudian terlapor Ari sempat pergi, dan tiba tiba terlihat kembali lagi seiring datangnya Helmi Syaputra yang tak lain kades Desa Simpang Limbur, dari arah yang berbeda.

” Saat itu kades yang datang bukan malah mendinginkan suasana, namun justru turut mengancam memberikan peryataan kepada saya dengan kata kata apa maunya kamu Hasim saya ini kades,” Terang Hasim seraya mengatakan untuk sementara yang dilaporkan baru terlapor Ari.

Sementara itu, Kanit SPK AIPTU Taufik saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut.” Terlapor untuk sementara hanya anggota BPD Ari, dengan pelapor Hasim. Untuk lengkapnya silakan rekan – rekan mendatangi Reskrim Merangin,” Singkatnya.

Sementara itu, baik Ari wakil BPD maupun Kades setempat, masih belum berhasil dikonfirmasi terkait delik aduan yang dilakukan Hasim. (*)

REPORTER : Rabu Iskandar
EDITOR : Chatur

 























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here