Nah Loh……! Ditebo Tercatat 92 Warga Sandang Status ODP

254
Kantor Bupati Tebo/Ist

TEBO, – Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Tebo, Kamis (26/3/2020) naik menjadi 92 orang. Pengumuman data ODP tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Tebo, Dr Riana Elizabeth.

“ Total ODP hari ni 92 orang, yang positif masih tetap 1 orang,”ujar Riana seperti dilansir dari serujambi.com.

Namun Rianan meminta, agar masyarakat Tebo untuk tidak panik. Karena ODP adalah orang yang dalam PP pemantauan, bukan orang yang positif terjangkit Corona atau Covid 19.

BACA JUGA : Lagi Asyik Pesta Nikah, Aparat Hentikan Kegiatan ..! Ini Terjadi di Dua Titik Lokasi Merangin

“ Mereka yang masuk dalam ODP adalah orang-orang yang baru pulang dari daerah yang terjangkit Corona, atau orang yang tidak kemana-mana, tapi kontak dengan orang berpergian dari daerah terjangkit dan memiliki keluhan demam, atau batuk, atau pilek atau sesak napas, maka kondisinya akan dipantau 14 hari kedepan untuk memastikan apakah mereka terpapar atau tidak, dan orang tersebut diminta untuk melakukan isolasi mandiri,” terang Riana lagi.

Dikatakannya lagi jika orang tersebut baru pulang dari daerah terjangkit tapi tidak ada keluhan, maka orang tersebut akan masuk data skrining, akan dipantau 14 hari dan diminta untuk melakukan sosial distanting.

“ Dengan melakukan Sosial distanting diharapkan bisa memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Tebo, jika dalam 14 hari tidak ada keluhan, maka orang tersebut aman, namun jika ada keluhan, maka orang tersebut statusnya masuk kedalam ODP,”lanjutnya lagi.

BACA LAGI : Pemkab Merangin “All Out” Lawan Virus Corona..! Bagaimana Dengan Para Wakil Rakyat Merangin..?

Tidak hanya itu saja Riana menyebutkan bahwa pihaknya sekarang ini sedang menjemput bantuan Alat Pelindung Diri (APD) bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi.

“ Sekarang tim sedang meluncur menjemputnya, mengenai berapa jumlahnya saya belum tahu pasti,”sebut Riana lagi.

Ketika disinggung mengenai dana bencana yang disiapkan oleh Pemkab Tebo sebesar Rp 2 Milyar untuk menangani Covid-19, Riana menerangkan bahwa dana tersebut bukanlah untuk operasional, tapi digunakan untuk membeli perlengkapan.

“ Dananya sudah ready, Rencananya akan dibelikan APD dan masker, sekarang kita sedang mencari distributor yang ready stok untuk mengirimkan ke Tebo,”beber Riana Mengenai wisudawan dari IAI Tebo yang diminta oleh Bupati untuk didata, Riana menyebutkan pihaknya sedang mengerjakannya.

“ Surveilance Dinkes Tebo sedang berkoordinasi dengan Pihak kampus IAI terkait itu,”pungkasnya. (*)
















LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here