Meski Dilarang, Aneh-nya Tenda Lapak Pedagang Bazar Tetap Terpasang…! Ups,,Ada Apa Ya?

302
Lapak Pedagang Yang Terlihat Terpasang Dilokasi Depan Pasar Rakyat/ foto diabadikan jejakjambi.com, Rabu, (16/05)

MERANGIN,- Kabar beberapa pihak ke-tiga yang ingin membuka bazar selama bulan ramadhan, di depan kawasan pasar rakyat atau ‘eks terminal’ Kota Bangko, memang masih belum menemukan formulasi yang tepat lewat ‘tangan dingin kebijakan pemerintah’.

Bayangkan, meski sejauh ini, Pemkab Merangin melalui Diskoperindag Merangin sudah memberikan klarifikasi, jika untuk sementara waktu, pihaknya sudah memberikan kebijakan, soal pelarangan rencana pihak ke tiga yang ingin membuka bazar dilokasi tersebut.

Namun hal lain, yang mungkin masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi Pemkab Merangin, tentu belum adanya solusi pasti, dimana lokasi bazar yang diperbolehkan bagi para pedagang musiman ini, guna sedikit mengais rezeki selama bulan ramadhan.

” Yang jelas kawasan depan pasar rakyat tersebut, tidak diperbolehkan untuk dibuka bazar. lantaran kawasan tersebut akan dijadikan lokasi jajanan kuliner bagi warga,” Ungkap Ka-Diskoprindag Merangin Junaidi melalui Sekretaris M Toher, beberapa jam yang lalu.

Lalu tenda dagangan siapa yang saat ini terlihat terpasang dilokasi? Menanggapi pertanyaan tersebut, M Toher mengaku tidak tahu siapa yang memasang tenda pedagang dilokasi tersebut.

“Begini saja, kalau memang ada lapak bazar pedagang disana, itu artinya lapak pedagang tersebut berdiri tanpa izin, karana kita sudah memutuskan jika kawasan tersebut, tidak diperbolehkan untuk lapak pedagang bazar,” Jelasnya.

Lalu dimana lokasi bazar yang diperbolehkan, guna memberikan ‘win win solution’ bagi para pedagang musiman ini ? Menyoroti pertanyaan tersebut M Toher mengaku, justru persoalan tersebut yang masih belum terjawab.

” Mungkin akan ada rapat koordinasi lagi dalam waktu dekat, terkait lokasi yang diperbolehkan untuk jadi lokasi bazar bagi para pedagang ini,” Jelasnya.

Sementara itu, Darus Tamin yang tak lain salah satu pihak ketiga yang sebelumnya sempat meminta izin untuk membuka bazar dilokasi tersebut, mengaku cukup ‘ganjil’ dengan kebijakan pemerintah kali ini.

” Sebelumnya kami sudah meminta izin secara tersurat, untuk diizinkan membuka lapak dagangan bazar dilokasi depan pasar rakyat tersebut. Dan hasilnya kawasan tersebut tidak diperbolehkan untuk lapak bazar pedagang, lantaran akan dijadikan pusat lokasi jajanan kuliner bagi warga. 

” Nah, hadirnya lapak pedagang dikawasan tersebut beberapa hari belakangan ini, tentu menimbulkan tanda tanya bagi kami terhadap Pemkab Merangin. Ada apa ini? Katanya dilarang kawasan tersebut dijadikan bazar, tapi kok ada tenda sekarang disana, yang diduga akan dijadikan lokasi bazar,” Tegas Darus Tamin pria yang juga akrab dengan panggilan ‘Mamak Panglimo Kawo’ saat dibincangi jejakjambi.com, beberapa hari yang lalu.

Sejauh ini lanjut Mamak Panglima Kawo, pihaknya sangat mentaati aturan yang telah ditetapkan Pemkab Merangin, termasuk keputusan pelarangan bazar dibuka dilokasi depan pasar rakyat setempat.

” Namun jika bazar tetap berdiri disana, artinya ada yang tak beres terhadap Pemkab Merangin. Dan kebijakan yang telah ditetapkan Pemkab Merangin, tentu sangat kami sayangkan,” Timpalnya. (*)

REPORTER : Chatur

 






















LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here