Merangin Mantap…! Rame – Rame Pejabat Merangin Bertolak Ke Jatinangor, Layanan Masyarakat ‘Tersendat’, DPRD Merangin Datangi Kantor OPD. Hasilnya? Bikin Ups,,

60
PANTAU : Potret sejumlah anggota DPRD Merangin, saat monitoring sejumlah kantor OPD, yang terlihat kosong dan hanya dihuni sejumlah staf/foto Ist

MERANGIN,JEJAKJAMBI – Tak terbantahkan jika sejak Senin, (16/10), hingga hari ini (Selasa, 17/10), sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di Bumi Tali Undang Tambang Teliti Merangin,  nampak tidak terlihat ‘ngantor’

Tak hanya sejumlah pejabat vital yang terlihat tidak ngantor, namun wakil Bupati Merangin H Khafied Moein serta tak ketinggalan orang nomor satu ditubuh birokrasi Merangin H Sibawaihi pun terlihat tidak berada dikantor, yang terintip hampir 2 x 24 jam.

Tak berlebihan, jika kondisi tersebut dirasa cukup dikeluhkan warga Merangin yang ingin cepat mengurus berbagai keperluan administrasi, dan keperluannya lainnya yang dibutuhkan masyarakat.

Dugaanya, sejumlah pejabat Merangin tersebut  tidak berada dikantor, lantaran turut hadir guna menyaksikan secara langsung gelar doktor yang baru diraih Bupati Merangin Drs H Al – Haris SSos MH, dengan titik lokasi pengkukuhan gelar tersebut, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

Keluhan layanan pemerintah yang terus mengalir tersebut, berujung sampai ke telinga sejumlah anggota DPRD Merangin. Dan, Selasa, (17/10), atau sekitar pukul 11.00 WIB, sejumlah anggota DPRD Merangin dari berbagai komisi, seperti Badri Husin, H Syafruddin,  H Zamzami, Adnan, dan H Somad, coba mensikapi persoalan yang dikeluhkan warga tersebut dengan mendatangi sejumlah kantor OPD.

Diantaranya, kantor Dinas Pendidikan Merangin, Kantor Dinas Kesehatan, dan kantor Perizinan Terpadu. Hasilnya, sejumlah meja pejabat Merangin yang berhasil didatangi anggota DPRD Merangin tersebut, terlihat kosong melompong.

” Benar tidak ada pejabat Merangin yang terlihat ngantor baik hari ini, maupun kemarin. Sayang, beberapa staf kantor yang berhasil kita temui, mengaku tidak tahu kemana para pejabat pelayanan publik tersebut berada,” Jelas Badri Husin.

Sebagai wakil rakyat lanjut politisi dari komisi I ini, cukup membuat pihaknya merasa prihatin.” Prihatin tentu, karena layanan masyarakat jadi tersendat, lantaran tidak adanya pejabat dikantor. Makanya hasil pantauan kita dilapangan diberbagai OPD ini, akan kita bawa ke rapat  gabungan komisi. Intinya, mau dibawa kemana Merangin ini, jika kondisinya seperti ini,” Jelas Badri Husin politisi senior, dari partai Nasdem ini, bertutur. (*)

REPORTER : Chatur






LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here