Merangin Dibuat Menangis? Jika Bicara Prestasi Seni Baca Al-quran Ditingkat Provinsi Jambi

37
ILUSTRASI/IST

MERANGIN,JEJAKJAMBI,- Jangan bicara soal prestasi untuk urusan seni baca Alquran, ditingkat provinsi Jambi. Karena jawabanya, tentu akan memukul perasaan hati warga Merangin.

Betapa tidak, sejak dua tahun terakhir para Kafilah Merangin, baik Qori maupun Qoriah, di event Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Jambi, para Kafilah Merangin, masih belum mampu berbicara banyak.

catatan jejakjambi.com tahun 2016, Merangin sempat tampil sebagai tuan rumah dalam event MTQ tingkat provinsi Jambi. Menjadi tuan rumah, tentu menjadi harapan besar bagi warga Merangin, agar para kafilah Merangin bisa berjaya negeri sendiri.

Sayang meski sudah menjadi tuan rumah di MTQ ke – 46 Provinsi Jambi saat itu, sepertinya masih belum mampu mendongkrak hasil maksimal bagi para Kafilah Merangin untuk berprestasi. Iya, Merangin harus puas Duduk dikursi 6 besar saat itu .

Lalu bagaimana dengan MTQ tingkat provinsi Jambi ke – 47, yang baru digelar di Muarasabak, Tanjung Jabung Timur? Lagi – lagi Bumi Merangin, semakin jauh tertinggal dari para Kafilah lain. Jangankan mempertahankan urutan 6 yang sempat didapat 2016, namun Merangin malah justru terperosok di urutan ke – 7.

Apa yang terjadi dengan Merangin selama dua tahun terakhir, hingga persoalan seni baca Al-quran ini, dirasa cukup sulit berprestasi ditingkat Provinsi Jambi? Kamenag Merangin H Marwan saat dibincangi mengakui, jika selama dua tahun terakhir prestasi para Kafilah Merangin dikanca MTQ tingkat provinsi Jambi, dirasa cukup menyedihkan.

“ Adanya berbagai kafilah Merangin yang hijrah lantaran pekerjaan, hingga kurangnya pemusatan latihan dibawa naungan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Merangin, dirasa masih menjadi persoalan serius bagi Pemkab Merangin, agar para Kafilah Merangin bisa berbicara banyak ditingkat Provinsi Jambi ,” Jelasnya.

Sejatinya jauh hari sebelum MTQ digelar lanjut H Marwan, Pemkab Merangin sudah harus melakukan pemusatan latihan atau Training Center (TC), bagi para kafilah.”  Dengan terus melakukan pemusatan pelatihan, mudah – mudahan rapor buruk urusan MTQ Jambi, bisa cepat berubah ditahun yang akan datang. Artinya, memang Pemkab Merangin wajib menambah anggaran untuk pemusatan latihan bagi para kafilah, jauh hari sebelum MTQ tingkat Provinsi Jambi di gelar  ,” Harapnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Pemkab Merangin Abdul Aziz mengaku para Kafilah Merangin sudah cukup maksimal dalam mengikuti event MTQ tingkat provinsi Jambi.” Meski hasil yang kita raih, masih jauh dari harapan. Iya untuk 2017 ini, satu peringkat turun dibanding MTQ Tingkat Jambi 2016 lalu,” Ucapnya. (*)

REPORTER :  Chatur

 






















LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here