Mega Proyek Pembangunan Jalan Serampas Terancam Gagal..?

253
Potret keasrian wilayah Serampas/Ist

MERANGIN,- Harapan Warga Serampas atau Warga Desa Rantau Kermas, Lubuk Mentilin, Tanjung Kasri, dan Rena Kemumu guna mendapatkan akses jalan yang baik dan layak pakai sepertinya terancam gagal..?

BACA JUGA : Sambangi Anak Bermain Dikeramaian Pesta, Ini Pinta H Al-Haris Terkait Virus Corona..!

Padahal sejauh ini Pemerintah Kabupaten sudah meng-alokasikan dana mega proyek pembangunan ruas jalan wilayah tersebut melalui PT SMI.

Tak hanya itu, Pemkab Merangin melalui Bupati Merangin juga sudah melayangkan surat permohonan rekomendasi terhadap pihak Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BTNKS) sejak 24 Februari 2020 lalu, namun sayangnya hingga kini belum juga ada jawaban yang jelas.

Sejatinya, jika rekomendasi keberpihakan pada pembangunan jalan tersebut tidak juga dikeluarkan pihak BTNKS, tentu harapan warga Serampas untuk mendapatkan akses jalan yang layak pakai, sepertinya tinggal hanya kenangan.  

Diketahui jika subtansi dalam surat  yang dilayangkan Pemkab Merangin tersebut, tak lain meminta arahan atau rekomendasi dari BTNKS guna dilaksanakannya peningkatan ruas jalan tersebut.

Alasan-nya Pemkab Merangin cukup sederhana. Jalan tersebut sudah berpuluh-puluh tahun lama-nya dimanfaatkan masyarakat sebagai transportasi utama antar desa yang secara kebetulan melintasi berbagai titik kawasan TNKS.

Seperti dikatakan Aspan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Merangin, jika benar jalan Serampas masuk dalam wancana pembangunan melalui PT SMI.

“Jika rekomendasi dari BTNKS tersebut tidak juga keluar atau keluar namun tidak berpihak pada rakyat, kemungkinan besar kegiatan ini tidak bisa dilaksanakan. Kalau ini terjadi, jelas masyarakat-lah yang dirugikan,” Singkat Aspan Kadis DPUPR Merangin, baru – baru ini.

Sementara itu, dukungan moril agar proyek jalan wilayah Serampas tersebut bisa dibangun datang dari berbagai tokoh masyarakat Serampas.

Seperti dikatakan Kepala Desa Renah Kemumu, Aswis Marmo. Ia berharap jangan sampai mega proyek  pembangunan  jalan wilayah serampas tersebut gagal dilakukan.

” Itu harapan kami. Jangan sampai TNKS  mengagalkan mega proyek peningkatan jalan tersebut. Sepengetahuan saya, jalan tersebut sudah dimanfaatkan warga jauh sebelum adanya TNKS,” sebutnya.

Senadah, Yazen tokoh muda Serampas juga menyatakan dukungannya atas renacana pembangunan jalan Serampas tersebut.

“ Jika pembangunan jalan ini gagal, ke-depannya kita tidak jamin lagi keberadaan TNKS di wilayah Serampas. Selama  ini guna menjaga TNKS kita juga sudah memperkuat aturan adat istidat desa.

“ Jadi kami harap pihak balai TNKS tidak mempersulit pembangunan jalan  wilayah serampas yang sangat didambakan warga ini,” Harap Yazen. (*)

REPORTER : Chatur

























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here