LSM Sapurata Resmi Layangkan Somasi ke RS Raudhah

62
LAYANGKAN : Tampak koordinator LSM Sapurata Mirza SH (kiri, red), saat melayangkan surat Somasi, di RS Raudhah, Rabu, (14/6), sekitar pukul 15.30 WIB. foto Ist

MERANGIN,JEJAKJAMBI.COM  –  Setelah melalui investigasi yang cukup melelahkan, akhirnya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM),  Sapurata dibawah koordinator Mirza SH, secara resmi melayangkan surat Somasi terhadap pihak RS Raudhah, Rabu, (14/6), atau sekitar pukul 15.30 WIB.

Somasi bernomor : 007/LSM Sapurata  /06/2017 tersebut, tak lain terkait dugaan berbagai persoalan ‘klasifikasi  &  Perizinan Rumah sakit’, yang disinyalir kencang tidak sesuai Permenkes Nomor 56 Tahun 2014.

“ Benar, hari ini somasi sudah kami layangkan terhadap pihak RS Raudhah. Somasi itu sendiri, terkait indikasi tak beres terhadap beberapa persoalan yang membentur Permenkes Nomor 56 Tahun 2014.  Dan Somasi itu sendiri hanya kami berikan rentan  waktu 2 x 24 Jam, pasca surat tersebut dilayangkan diterima pihak RS Raudhah.  Dalam rentan waktu tersebut, kami harap pihak RS Raudhah dapat segera mengklarifikasi berbagai persoalan secara tersurat terhadap LSM Sapurata,” Tegas Mirza SH, usai memberikan somasi, kepada jejakjambi.com, petang kemarin.

Masih dikatakan Mirza, tak hanya mensomasi pihak RS Raudhah, pihaknya pun telah melayangkan  surat tembusan somasi terhadap Bupati Merangin, Perizinan Merangin, Dinkes Merangin, serta tak ketinggalan Kejaksaan Negeri Bangko.

“ Sedikitnya ada tiga hal penting yang diutarakan pihaknya dalam somasi, dan minta segera diklarifikasi.  Selain terkait parkir RS yang tak memadai, terkait bangunan RS yang berada diatas perbukitan, hingga dugaan tak layak pada pembuangan limbah RS setempat,” Singkatnya.

Sayang terkait somasi yang dilayangkan, hingga petang kemarin, jejakjambi.com masih belum mendapatkan tanggapan resmi dari pihak RS Raudhah dalam hal ini, owner RS Raudhah Dr Djarizal. (*)

REPORTER : Chatur

 








LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here