LGMI Pertanyakan Laporan Kasus Dugaan Pungli Pembuatan Sertifikat Prona Simpang Limbur..?

108
Ilustrasi/Ist

MERANGIN,- Lama tak terdengar kabar dan perkembangannya, Fitri yangt tak lain, koordinator Lembaga Garuda Muda Indonesia (LGMI), Merangin, mempertanyakan perkembangan laporan-nya ke Mapolres Merangin.

Pasalnya, laporan atas dugaan Pungutan Liar (Pungli), pembuatan sertifikat prona 2017, dengan terlapor inisial Ar, yang tak lain wakil BPD Desa Simpang Limbur, Pamenang Barat, hingga saat ini, masih belum jelas perkembanganya.

“ Laporan tersebut, sudah saya layangkan ke Mapolres Meerangin sejak Rabu, 18  Juli 2018 lalu, namun sampai saat ini, masih belum ada kejelasan dari persoalan kasus yang saya laporkan tersebut,” Ungkap Fitri, kepada jejakjambi.com baru baru ini.

Sebelumnya lanjut Fitri, pasca dirinya melaporkan kasus tersebut, beberapa saksi memang sudah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Polres Merangin. Namun setelah itu, kasus tersebut se-akan tersendat dalam proses perkembanganya.

” Belum ada perkembangan yang berarti sampai saat ini, entah apa persoalannya yang dihadapi penyidik, hingga saya merasakan kasus ini, lamban sekali perkembanganya,” Jelas Fitri seakan balik bertanya.

BACA JUGA : Kasus Dugaan Pungli Pembuatan Sertifikat Prona Desa Simpang Limbur Berlanjut..! Lagi, Satu Saksi Beri Keterangan Terhadap Penyidik..?

Sementara itu, Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya SIK MH, melalui kasat Reskrim IPTU Khoirunnas SIK masih belum memberikan tanggapan terkait perkembangan kasus tersebut. Beberapa kali coba dihubungi via WhatsApp, perwira dengan pangkat dua balok dipundaknya tersebut, masih belum memberikan tanggapan.

Seperti pemberitaan sebelumnya, dugaan Pungutan Liar (Pungli), lewat pembuatan program sertifikat prona, kembali menggelinding, di Bumi Tali Undang Tambang Teliti Merangin.

Kebocoran dugaan Pungli lewat pembuatan sertifikat prona 2017 ini, diketahui dari laporan Lembaga Garuda Muda Indonesia (LGMI), Merangin, dibawah koordinator Fitri.

Melalui lembaga-nya tersebut, Fitri mengaku sudah melaporkan adanya dugaan Pungli pembuatan sertifikat prona ini, ke Mapolres Merangin, Rabu (18/7), atau sekitar pukul 12.00 WIB.

” Ya, ada dugaan Pungli pembuatan sertifikat prona tahun 2017, dengan angka jutaan rupiah yang kami temukan dari hasil investigasi LGMI.

BACA JUGA : Ini “Surat Sakti” Pengakuan Warga Diatas Materai..! Terkait Dugaan Pungli Prona..!

” Oknum berinisial Ar, yang tak lain wakil BPD Desa Simpang Limbur, Pamenang Barat, yang kami laporkan dalam kasus ini,” Ujar Fitri  koordinator LGMI Merangin, saat itu.

Melalui laporan yang sudah dilayangkanya tersebut, Fitri berharap terhadap Polres Merangin dapat cepat mensikapi-nya, guna diproses hukum.

” Sejauh ini, ada dua pengakuan warga diatas materai 6 ribu yang kami dapat. Kedua warga tersebut  mengaku dipungli atas pembuatan sertifikat prona oleh pelaku inisial Ar, senilai 1,5 juta – 1,6 Juta,”Timpalnya seraya mengatakan, jika ditahun 2017, program pembuatan sertifikat prona di Desa Limbur Merangin tercatat kouta tak kurang dari 1.200 program sertifikat prona.(*)

REPORTER : Chatur






















LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here