LAM Jambi-Sarolangun Deklarasikan Cek Endra Untuk Gubernur Jambi. Ini Alasannya…!

146
Suasana berlangsungnya deklarasi/Ist

SAROLANGUN – Dukungan kepada Cek Endra untuk Gubernur Jambi periode 2021-2024 semakin jelas dan nyata, pernyataan sikap dukungan sudah bermunculan, tak hanya lewat media sosial, bahkan secara gamblang yang diikrarkan secara deklarasi.

Luar biasa, Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi Kabupaten Sarolangun sudah menyatakan sikap mendeklarasikan diri mendukung Cek Endra untuk Gubernur Jambi periode 2021-2024. Deklarasi dilakukan pada rapat kerja daerah (RAKERDA) V Lembaga Adat Melayu Jambi Kabupaten Sarolangun di aula kantor Camat Pelawan, Selasa (16/7/2019) yang ditandatangani 10 lembaga adat kecamatan se Kabupaten Sarolangun, deklarasi dibacakan oleh Bustami Ketua lembaga adat kecamatan Limun.

Lembaga adat yang mempunyai peran penting di masyarakat dalam membantu pemerintah menciptakan ketentraman dalam pembangunan, tentu memiliki alasan yang jelas, “Bapak Cek Endra, dalam tiga periode kepemimpinannya sudah menjadikan Kabupaten Sarolangun lebih maju dalam tatanan kehidupan sosial dan keagamaan, Dia putra terbaik Kabupaten Sarolangun”, kata Thabroni Rozali Ketua LAM Jambi Kabupaten Sarolangun yang dapat dikatakan sebagai salah satu alasan mendukung Cek Endra untuk Gubernur Jambi.

Alasan lain, lanjut Thabroni, selama kepemimpinannya di Kabupaten Sarolangun Cek Endra sebagai Dewan Pembina sangat peduli dengan adat istiadat Kabupaten Sarolangun, baik dalam kegiatan adat maupun dalam pembinaan lembaga adat, “Cek Endra menyambut baik lembaga adat yang mengusulkan anggaran Rp 1 Milyar tahun 2020 untuk kegiatan lembaga adat”, tambah Thabroni.

Bupati Sarolangun Cek Endra menyebut deklarasi yang dilakukan lembaga adat ini sebuah kejutan, murni tanpa rekayasa, “Ini surprise bagi Saya, luar biasa, Ini murni dari para Pemangku adat setiap kecamatan, Saya tidak ada intervensi “, ucap Cek Endra.

Dalam pidatonya Cek Endra mengaku lembaga adat sudah banyak membantu pemerintah dalam menjaga tatanan sosial, “Di tempat lain banyak terjadi bentrok antar warga karena tatanan sosialnya tidak terjaga, di Sarolangun aman, karena lembaga adatnya kuat”, ucap Cek Endra.

Cek Endra juga mengatakan bahwa Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, pengurus lembaga adat juga diminta memikirkan kesejahteraan anggota, “Kami sadar belum maksimal membantu lembaga adat, mohon ketua lembaga adat memikirkan kesejahteraan anggota, di samping usulan satu milyar untuk kegiatan usulkan juga untuk kesejahteraan anggota”, harap Bupati yang terkenal sebagai pelopor program P2DK, dan gerakan shalat subuh keliling, Ini. (*)

Reporter : Abah Agus
EDITOR : Chatur

 
























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here