KPU Tetapkan Syaihu cs Calon DPRD Terpilih, Belum Dipastikan Dilantik

111
Suasana berlangsungnya rapat pleno/Ist

SAROLANGUN,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarolangun menetapkan M Syaihu, Cik Marleni, A Zakil Azmi dan Aang Purnama (Syaihu cs) menjadi Calon Legislatif (Caleg) terpilih pada Pemilihan legislatif 17 April 2019 yang lalu, penetapan dilakukan pada rapat Pleno terbuka Penetapan perolehan kursi partai politik dan penetapan calon terpilih Pemilihan Umum Tahun 2019, Senin (12/8) di Ball room Hotel Abadi Sarolangun.

Diketahui, Syaihu cs sebelumnya dicoret dari daftar calon tetap (DCT), kemudian dimasukkan lagi ke dalam DCT, ini berdasarkan putusan PTUN Jambi.

Rapat Pleno dipimpin oleh Ketua KPU Sarolangun Muhammad Fakhri didampingi Ali Wardana, A Hanif, Rupi Udin dan Ibrahim serta Sekretaris KPU, Hery Sufadmi.

Dalam rapat Pleno dipaparkan perolehan kursi pada 4 empat Dapil, termasuk di dalamnya M Syaihu (Demokrat) Dapil Sarolangun III, Cik Marleni (Golkar) Dapil Sarolangun II, dan Aang Purnama (Nasdem) juga A Zakil Azmi (Golkar) Dapil Sarolangun IV.
“Nama-nama perolehan kursi ini merupakan hasil pleno rekapitulasi KPU Kabupaten Sarolangun,” jelas Fakhri.

Sebelum penetapan, Ketua Bawaslu Sarolangun Edi Martono meminta penjelasan kepada KPU terkait soal penetapan 4 Caleg terpilih (Syaihu cs) yang pernah menggugat KPU karena sempat dicoret dari DCT, terkait PKPU nomor 5 tahun 2019 dan dimasukkan lagi ke dalam DCT, hingga ditetapkan sebagai calon terpilih.

“Kami minta penjelasan, mungkin ada petunjuk dari KPU RI, apakah penetapan 4 calon terpilih sudah sesuai PKPU nomor 5 tahun 2019,” ujar Edi Martono.

Ketua KPU Muhammad Fakhri menjelaskan bahwa KPU Sarolangun menerima balasan dan jawaban surat dari KPU RI melalui KPU provinsi Jambi tertanggal 31 Mei 2019, nomor 886 tentang penjelasan calon terpilih.

“KPU menyatakan 4 Caleg yang pindah Parpol dan memperoleh suara terbanyak berhak ditetapkan sebagai calon terpilih,” jelas Fakhri .

Saat ditanya tentang Syaihu cs setelah ditetapkan menjadi calon terpilih apakah pasti akan dilantik, Muhammad Fakhri menyebut akan menggelar rapat pleno tertutup untuk mengusulkan pelantikan calon terpilih.

“Terkait hal itu, kita baru menetapkan, belum mengusulkan pelantikan, dalam ketentuannya sudah jelas, jika calon terpilih tidak memenuhi syarat, misalnya mengundurkan diri atau meninggal dunia, tidak akan dilantik, nanti KPU akan Pleno tertutup untuk mengusulkan pelantikan calon terpilih ini,” tutup Muhammad Fakhri. (*)

REPORTER : Abah Agus
EDITOR : Chatur
























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here