Kasus SAH Berlanjut..! Eka Darma Yang Dituding Kurir Mahar Pilkada Kerinci Rp 2,5 Miliar, Jalani Pemeriksaan Polda Jambi..!

594
Eka Darma dan SAH /Ist

JAMBI,- Kasus dugaan mahar politik Pilkada Kerinci 2018 sebesar Rp 2,5 Miliar, yang ditudingkan terhadap Sutan Adil Hendra (SAH), anggota DPR RI wakil Jambi, buah hasil laporan Bervin Vandino alias Ivan, diam – diam terus bergulir.

Terbukti, beberapa hari yang lalu atau Senin, (14/1), penyidik Polda Jambi dibawah pimpinan Kasubdit IV Ditreskrimum AKBP Herry Manurung kembali mensikapi kasus laporan mahar politik yang cukup membuat heboh sederet media Jambi hingga media nasional ini.

Adalah, Eka Darma yang belakangan dituding sebagai kurir mahar Pilkada Kerinci, yang menjalani pemeriksaan tim penyidik Polda Jambi beberapa waktu lalu.

Menarik untuk ditelaah, hasil pemeriksaan sementara aparat terhadap Eka Darma yang tak lain wakil sekretaris DPD Gerindra Jambi ini, justru memberikan penyangkalan keras atas tudingan itu.

“ Hasil pemeriksaan sementara, Eka Darma menyangkal tudingan sebagai kurir mahar politik yang diserahkan H Murasman terhadap dirinya,” Ujar AKBP Herry Manurung melalui Panit Subdit IV Kompol Yanepi, via ponsel baru – baru ini.

Meski menyangkal tudingan tersebut, namun Eka Darma mengakui melakukan transfer dana ke rekening H Murasman senilai Rp 400 Juta.

”Nah, pengakuan Eka Darma masih dari hasil pemeriksaan sementara, jika uang yang Ia transfer tersebut hanya sebagai uang bantuan,” Tambah Kompol Yanepi. 

Sejauh ini tambah Kompol Yanepi, pihaknya akan terus mendalami peryataan Eka Darma, yang dinilai masih terasa janggal.

” Masih terus kita dalami kasus ini. Mungkin dalam waktu dekat, pihak KPU Kerinci hingga mantan ketua Gerindra Kerinci juga akan kita ambil keterangan terkait delik kasus ini,” Timpalnya.

Sementara itu, Ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi, Sutan Adil Hendra (SAH), saat dikonfirmasi  Jumat (18/1), tetap menyangkal tudingan adanya mahar politik Pilkada Kerinci 2018 lalu yang dilakukan Gerindra Jambi.

“Saya tidak ngerti ini semua. Proses Pilkada Kerinci 2018 sudah selesai kan. Itu semua, sudah berlalu. Kalau itu yang diceritakan sekarang, tanya saja  ke pihak Polda,” Sangkal SAH.

Pimpinan Komisi X DPR RI ini juga mengaku, jika partainya tak pernah ada yang namanya mahar – mahar politik seperti yang ditudingkan pihak H Murasman.

Hal ini juga sekaligus membantah adan-nya uang Rp 2,5 Miliar yang ditudingkan, dan diambil Wakil Sekretaris DPD Gerindra, Eka Darma dalam beberapa tahapan.(*)

REPORTER : Chatur








LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here