Kasus Dugaan Pungli Pembuatan Sertifikat Prona Desa Simpang Limbur Berlanjut..! Lagi, Satu Saksi Beri Keterangan Terhadap Penyidik..?

488
Peryataan saksi terekait dugaan Pungli Prona Simpang Limbur/Ist

MERANGIN,- Pelan namun pasti, kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli), Prona Desa Simpang Limbur, Pamenang Barat, Merangin, yang sempat dicuatkan Lembaga Garuda Muda Indonesia (LGMI) Merangin, beberapa waktu lalu, terus bergerak maju.

Terbukti Senin, (3/9), atau sekitar pukul 16.00 WIB, Fitri yang tak lain ketua LGMI Merangin, kembali mendatangkan saksi ber-inisial YA.

Kendati Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya SIK MH, melalui kasat Reskrim IPTU Khoirunnas belum memberikan keterangan resmi-nya terkait hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik, buah hasil pemeriksaan saksi kedua yang dihadirkan LGMI, namun kepada jejakjambi.com usai menjalani pemeriksaan tak kurang dari 1 jam diruang Reskrim, saksi inisial YA mengakui jika dirinya memberikan uang senilai Rp 1 juta untuk pembuatan satu sertifikat prona di Desa Limbur Merangin.

” Saya membuat sertifikat prona sebanyak dua sertifikat, dan untuk satu sertifikat, saya bayar senilai Rp 1 Juta. Dan uang tersebut saya serahkan terhadap Alif yang tak lain ketua RT 01, Simpang Limbur. Dan itu terjadi pada tahun 2017,” Ujar saksi inisial YA kepada jejakjambi.com, beberapa jam yang lalu.

Selain memberikan keterangan sebagai saksi di depan penyidik Polres Merangin, saksi inisial YA ini pun membuat surat peryataan diatas materai jika dirinya diminta uang senilai Rp 1 Juta untuk satu pembuatan sertifikat prona.

Apakah saksi inisial YA mengenal terlapor dugaan Pungli Inisial Ar? Disuguhi pertanyaan tersebut saksi Inisial Ya, mengaku tidak tahu.

” Saya juga tidak tahu jika pembuatan sertifikat prona tersebut tidak dikenakan biaya alias gratis, yang pasti saya sendiri dimintai uang Rp 1 Juta untuk satu pembuatan sertifikat Prona,” Jelasnya.

Sekedar untuk diketahui, sampai hari ini LGMI Merangin sudah mendapatkan 3 peryataan saksi diatas materai terkait pengakuan warga yang dimintai sejumlah dana untuk pembuatan sertifikat prona Simpang Limbur Merangin. Sedangkan aparat Polres Merangin, sudah melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi dalam perjalanan kasus tersebut, pasca dilaporkan LGMI Merangin. (*)

REPORTER : Chatur

  























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here