Kasus Demi Kasus Dugaan Pungli BPN Merangin Mencuat..! Pejabat BPN Justru Pilih “Bungkam”

402
kantor BPN Merangin/Dok jejakjambi.com

MERANGIN,- Sejumlah pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN), Merangin sepertinya lebih memilih ‘bungkam seribu bahasa’, terkait berbagai kasus demi kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli), yang sempat mencuat di berbagai media akhir – akhir ini.

Betapa tidak. kendati sejumlah awak media sudah menunggu tak kurang dari 2 jam, di salah satu titik ruang tamu, kantor BPN Merangin, Senin, (23/7), namunĀ  hasilnya, tak satu pejabat BPN pun yang keluar menemui awak media.

” Kami sudah menunggu tak kurang dari dua jam, melalui izin terhadap satpam setempat. Namun anehnya, informasi yang kami dapat dari petugas Satpam setelah menunggu cukup lama, para pejabat BPN sedang rapat, dan tak bisa ditemui,” Ungkap Budi salah satu awak media lokal yang sempat turut serta menunggu pejabat BPN guna dikonfirmasi, bertutur kepada jejakjambi.com.

Bahkan Satpam setempat lanjut Budi, meminta awak media kembali datang besok.” Kita di minta kembali besok, padahal kita sudah cukup lama menunggu. Setidaknya, ada dua persaoalan yang akan kami klarifikasi terhadap pihak BPN Merangin. Iya, selain kasus dugaan Pungli atas pembuatan sertifikat prona, Desa Simpang Limbur, PamenangĀ  Barat, juga persoalan dugaan Pungli pembuatan sertifikat tanah restan, Desa Rawa Jaya, Tabir Selatan, Merangin,” Tambah Budi lagi.

Tak hanya mau menemui sejumlah awak media yang ingin mengkonfirmasi kasus demi kasus dugaan Pungli yang menyeret instansi BPN Merangin, namun Mulyono yang tercatat sebagai Kasi Pelayanan Hukum BPN Merangin, juga tak menjawab telpon maupun Short Mesagge Service (SMS), yang sempat dilayangkan jejakjambi, guna mengkonfirmasi persoalan demi persoalan yang menghantam BPN setempat.

Sementara itu, meskipun belum ada keterangan resmi dari Polres Merangin yang berhasil diperoleh jejakjambi.com, namun informasi yang berkembang, baru – baru ini, sejumlah pejabat BPN Merangin, dikabarkan sudah menjalani pemeriksaan oleh aparat Polres Merangin, terkait kasus dugaan Pungli pembuatan sertifikat tanah restan, yang terjadi di Desa Rawa Jaya Tabir Selatan.

” Yang jelas kita masih dalam tahap penyelidikan dalam kasus dugaan Pungli pembuatan sertifikat tanah restan,” Ungkap Kasat Reskrim Merangin AKP Sandi Mutaqqin P, seperti dilansir jejakjambi.com dari dari media online lokal bangko independent.com. (*)

REPORTER : Rabu Iskandar
EDITOR : Chatur













LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here