Kacau Jika Sudah Begini..! Rekanan Ancam Sejumlah Anggota DPRD Merangin Berproses Hukum..?

541
Ilustrasi/Ist

MERANGIN,- Anggaran pemeliharaan kendaraan yang diperuntuhkan bagi sejumlah anggota DPRD Merangin 2016 lalu, ternyata menuai persoalan panjang.

Terbukti, pasca dimenangkan-nya gugatan perdata, salah satu rekanan atas nama toko aneka motor 2018 lalu, dengan amar putusan dalam hal ini pihak sekretariat DPRD Merangin diwajibkan membayar sejumlah tagihan piutang terhadap rekanan aneka motor dengan total tak kurang dari Rp 190 Juta lebih. 

Dan dibalik kabar tersebut diatas, justru ter-intip persoalan baru pasca hadirnya amar putusan dimaksud.

BACA JUGA : Tanpa IMB Hingga Lakukan Pengerusakan Aset Daerah..? Namun Pembangunan Ruko Terus Bergerak..? Siapa Yang Salah..!

Persoalan itu, terkait sejumlah anggota DPRD Merangin yang berani melakukan pemesanan onderdil atau suku cadang kendaraan melalui pihak aneka motor, dengan mencatut nama sekretariat DPRD, tanpa menunjukan nota dinas resmi.

“ Dan itu para anggota DPRD Merangin yang melakukan pemesanan tanpa mengikuti aturan main atau prosedur yang telah ditentukan, maka menjadi hutang pribadi tentu-nya. Iya, silakan bayarlah dengan pihak rekanan. Dan itu hasil mediasi yang sudah dilakukan terkait persoalan ini,” Ungkap Kabag Hukum Setda Pemkab Merangin Firdaus saat dibincangi jejakjambi.com baru – baru ini.

BACA JUGA : Layanan PDAM ‘Payah’, Hingga Sertifikat Prona Yang Tak Kunjung Keluar, Jadi Keluhan Warga Direses Heri S Mohza

Meski demikian lanjut Firdaus, ada juga yang sudah sesuai dengan aturan atau menggunakan nota dinas resmi saat melakukan pemesanan onderdil atau jasa terhadap pihak aneka motor.

” Dan, untuk pemesanan yang sudah sesuai aturan, tentu itu menjadi tanggung jawab sekretariat DPRD Merangin dalam hal ini kuasa pengguna anggaran 2016 lalu,”  Tambah Firdaus.

Lalu siapa saja anggota DPRD Merangin yang melakukan pemesanan diluar kata prosedur tadi atau tanpa nota dinas resmi? Menanggapi hal tersebut Firdaus hanya mengatakan, untuk soal itu cari tahu sendiri lah.

” Saya rasa kurang etis kalau saya mengatakan-nya,” Timpalnya.

MUNGKIN KABAR INI YANG ANDA CARI : Jemput Aspirasi Warga, AsAri El Wakas ‘Ditodong’ Warga Perbaiki Jalan..!

Sementara itu ditempat terpisah Bervin Vandino yang mengaku sebagai, salah satu pemilik saham aneka motor berani membongkar siapa saja nama anggota DPRD Merangin yang melakukan pemesanan diluar ketentuan dan mencatut nama sekretariat DPRD Merangin untuk membayarnya.

Anggota DPRD Merangin tersebut tak lain ber-inisial ZAI senilai Rp 71 Juta lebih, kemudian ISN senilai Rp 5,5 Juta, MAD senilai Rp 1 Juta lebih. Kemudian inisial AMR senilai 1,3 Juta, SYAF senilai Rp 4,6 Juta, inisial JAR senilai 6,8 Juta, dan terakhir inisial ADN senilai 3.9 Juta.

Sedangkan pemesan yang menggunakan prosedur lengkap dengan tanda tangan kuasa anggaran yang saat itu atas nama inisial NAS, terintip mencapai angka Rp 85 Juta.

“ Untuk persoalan ini semua, saya akan memberikan limit waktu hingga 10 Februari 2019 mendatang, jika tidak ada kejelasan terkait  persoalan ini, maka persoalan ini akan saya bawah ke ranah hukum. Dan saya tak main main lagi soal ini,” Tegas Bervin Vandino atau akrab disapa Bang Ivan ini.

Sejauh ini, belum ada klarifikasi terkait berbagai hal yang ditudingkan, baik dengan sejumlah anggota DPRD Merangin, maupun dengan kuasa pengguna anggaran saat itu, berinisial Nas. (*)

REPORTER : Chatur








LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here