Jangan Ragu Sebut Merangin Luar Biasa? Bangunan MBC Terus Bergerak, Tanpa IMB..!

52
SPANDUK: Spanduk MBC, yang terpasang didepan dilokasi bangunan/jejakjambi.com
BANGUN : tampak progress bangunan, tanpa adanya IMB/jejakjambi.com

MERANGIN,JEJAKJAMBI,-Kawasan Simpang Tiga Bukit Indah, Bangko, yang saat ini tengah dibangun Merangin Business Centre (MBC), teryata menyisakan persoalan.

Melalui Media Sosial (Medsos) Facebook, berbagai tudingan miring, terkait berdirinya bangunan MBC tersebut sempat menjadi perbincangan hangat warga-net. Mulai dari tudingan, jika bangunan MBC dibangun diatas tanah Pemda Merangin, hingga tudingan belum terbitnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB), atas bangunan MBC setempat.

Dari berbagai informasi yang berhasil dihimpun jejakjambi.com, terungkap jika bangunan MBC tersebut, hingga saat ini memang betul, belum memiliki IMB. Meski belum memiliki IMB, diduga pemilik bangunan sama sekali tidak perduli dengan aturan main Pemkab Merangin, yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda).

Bahkan pihak MBC terus saja melakukan pembangunan, tanpa memperdulikan IMB yang sama sekali belum keluar dari  instansi terkait Pemkab Merangin, dalam hal ini pihak perizinan terpadu Kabupaten Merangin.

” Benar, jika bangunan MBC yang sedang dibangun tersebut, sama sekali belum memiliki IMB. Meski demikian pemohon sudah mengajukan permohonan IMB. Namun, karena ada beberapa syarat yang belum lengkap, maka IMB tersebut hingga hari ini, belum bisa kita terbitkan,” Ungkap Kadis Perizinan Merangin Jangcik Mohza, saat dibincangi jejakjambi.com, via ponsel tadi malam.

Menelisik dari persoalan tersebut lanjut Jangcik Mohza, pihaknya sudah menyurati pemohon IMB, untuk tidak terlebih dahulu melakukan aktivitas bangunan dilokasi setempat, sebelum IMB diterbitkan.

” Nah, terkait mereka (pemohon,red) masih melakukan aktivitas dilokasi bangunan, itu sudah bukan rana kita lagi, dan itu sudah menjadi kewenangan Satpol PP sebagai penegak Perda Peraturan Daerah (Perda) Merangin. Yang jelas mereka (pengembang,red) kita sudah surati untuk tidak melakukan aktivitas dilokasi setempat, sebelum IMB diterbitkan,” Jelas Jangcik Mohza.

Siapa pemilik bangunan MBC tersebut? Warga lokal kah, atau pihak pengembang dari luar Merangin? Mensikapi pertanyaan tersebut Jangcik Mohza mengaku, tak ingat betul siapa pemilik Surat Hak Milik (SHM) tersebut .” Yang jelas pemilik-nya warga lokal, dan itu bukan tanah Pemda karena mereka memiliki Surat Hak Milik (SHM),” tambahnya lagi.

Sementara itu, informasi lain yang didapat jejakjambi.com dari warga sekitar atau warga yang tinggal tak jauh dari lokasi bangunan MBC mengatakan, dugaanya tanah yang dibangun dengan logo MBC tersebut, merupakan tanah warga Bangko, atas nama panggilan Alan, yang saat ini tinggal di Jakarta.

Dugaanya, Alan ini bekerja sama dengan Julfahmi yang tak lain pengembang perumahan berlogo Mutiara Land. ” Dan Zulfahmi ini katanya orang dekat Bupati Merangin, makanya mereka tenang tenang saja, meski IMB – nya belum keluar mereka tetap saja membangun. Merangin ini memang aneh,” Timpal Riko (35), yang mengaku warga sekitar.

Terpisah Julfahmi yang mengaku sebagai pengembang MBC mengakui jika bangunan yang saat ini dibangun sama sekali belum ada IMB .” ¬†Dan jujur saja, permohonan IMB tersebut sudah saya layangkan terhadap Pemkab Merangin sejak empat bulan yang lalu, dan sampai saat ini masih belum keluar, sedangkan syarat kepengurusan sudah saya lengkapi. Dan betul, jika surat teguran sudah saya terima untuk menghentikan aktivitas dilokasi MBC,” Singkatnya. (*)

REPORTER : Chatur













LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here