Isnedi Bakal Jalani Sidang Etik di DPP Gerindra..? Isnedi : “ Soal ‘SAH’ Saya Akan Bongkar Semua, Juga Soal Mahar Politik”

1174
Sutan Adil Hendra/Ist

MERANGIN,- Diam – diam mantan ketua DPC Gerindra Merangin Isnedi yang juga wakil rakyat Bumi Merangin, dalam waktu dekat akan menjalani sidang etik di DPP Gerindra, Jakarta. 

Loh ada apa dengan Isnedi..? kepada awak media, Isnedi yang masih duduk sebagai anggota DPRD Merangin ini mengatakan, sidang etik yang akan dijalaninya dalam waktu dekat, memang berawal dari dirinya tidak membayar iuran partai Gerindra ke DPP yang merupakan iuran wajib bagi kader gerindra yang duduk sebagai wakil rakyat.

“ Persoalan awal memang soal iuran partai itu, namun terkait pemecatan saya sebagai ketua DPC Gerindra Merangin yang terjadi secara tiba tiba kala itu, tentu akan saya angkat dan bongkar dalam sidang etik DPP Gerindra tersebut,” Ungkap Isnedi kepada jejakjambi.com baru – baru ini.

Se-ingatnya lanjut Isnedi, secara organisasi kepartaian dirinya sama sekali tidak melakukan kesalahan apapun. Dan pemecatan dirinya secara tiba tiba ini, diduga dilakukan melalui akal akalan DPD Gerindra Jambi Sutan Adil Hendra atau akrab disapa ‘SAH’,  lantaran mahar politik Merangin yang tidak tuntas.

“ Dan saya menduga pemecatan saya sebagai ketua DPC Gerindra, tidak terlepas dari deal deal mahar politik yang dilakukan SAH, saat Pilkada Merangin beberapa waktu lalu. Dan persoalan ini, akan saya bongkar di sidang etik DPP Gerindra nanti yang rencana-nya terjadwal 26 November mendatang,” Kata Isnedi

Bahkan persoalan mahar politik partai ini tambah Isnedi, tidak hanya terjadi di Merangin, Kabupaten Kerinci pun diduga menuai persoalan yang sama yang dilakukan SAH.

“ Coba cari yang namanya Bervin Vandino, dia merupakan orang kepercayaan mantan Cabup kerinci Monadi yang tak lain anak mantan Bupati Kerinci Murasman.

“ Saya terima kabar dari Bervin Vandino, dari sana juga terdapat piutang mahar yang diduga belum dikembalikan SAH saat pilkada Kerinci 2018 lalu. Iya, karena saat itu Gerindra batal mendukung pasangan mantan Cabup dan Cawabup Monadi dan Edison, namun mahar sudah terbayar dan diserahkan terhadap SAH,” Ungkap Isnedi tak ragu berkomentar.

Dilain kesempatan jejakjambi.com coba menemui Bervin Vandino, guna meng-konfrontir peryataan Isnedi yang terbilang cukup berani tersebut.

Menariknya, saat jejakjambi coba menemui Bervin Vandino, justu Ia mengakui jika ada sejumlah uang yang tidak sedikit diserahkan terhadap SAH melalui Eka yang tak lain wakil Sekretaris DPD Gerindra Jambi, agar partai Gerindra saat itu, bisa memberikan dukungan pada pasangan Monadi dan Edison saat Pilkada kerinci waktu itu.

“ Dan saya kebetulan orang yang mendapatkan mandat untuk menyelesaikan persoalan ini terhadap SAH. Yang jelas sampai saat ini sejumlah uang yang tidak sedikit tersebut, masih belum terselesaikan oleh SAH. Dan jika persoalan ini, tidak juga dituntaskan maka dalam waktu dekat kami akan melaporkan persoalan ini terhadap aparat hukum. Dan kami tidak main main soal ini,” Jelasnya.

Lalu berapa jumlah hutang mahar yang belum dikembalikan tersebut? Sayang  pertanyaan tersebut belum diungkapkan secara gamplang Bervin Vandino.

” Saya tidak akan sebut sekarang berapa jumlah nominalnya, kita lihat niat baik SAH, jika persoalan ini tidak juga diselesaikan, bukan tidak mungkin persoalan ini, akan saya bongkar secara tranparan ke awak media,” tukasnya.

Sayang Eka yang disebut sebut sebagai ‘kurir’ penerima mahar politik tersebut, masih enggan berkomentar terkait persoalan ini. Beberapa kali dihubungi via ponsel, maupun via WhattsApp dinomor 0812-740697XX masih belum memberikan tanggapan.

Sementara itu, ketua DPD Gerindra Jambi Sutan Adil Hendra (SAH), saat dikonfirmasi menyangkal keras berbagai tudingan mahar politik Gerindra baik di Pilkada Merangin, maupun Pilkada Kerinci.

“ Waduh itu semua tidak ada, sama sekali kabar tersebut tidak betul. Dan terkait sidang etik DPP Gerindra atas nama Isnedi itu betul, karena Isnedi tak kurang dari enam bulan terakhir tidak pernah membayar iuran partai Gerindra.

“ Selain itu, kita juga sudah mencabut statusnya sebagai unsur pimpinan DPRD Merangin, namun sampai saat ini jabatan tersebut tak kunjung dilepasnya. Apa dia tak punya malu itu. Tolong masalahnya jangan dibalok balik lah,”Ucap SAH penuh penyangkalan. (*)

REPORTER : Chatur






LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here