Ini Yang Menyebabkan IRT Warga Merangin, Ditangkap Aparat Polda Metro Jaya..!

1949
IRT Surya Elinda saat akan diamankan aparat/Ist

MERANGIN,- Warga Sungai Ulak, Nalo Tantan, Merangin, Jumat, (17/5), atau sekitar pukul 10.00 WIB, dibuat geger.

Iya salah satu Ibu Rumah Tangga (IRT) setempat yang belakangan diketahui bernama Surya Elinda, diamankan aparat Polda Metro Jaya.

Penangkapan IRT yang keseharianya berjualan alat olahraga tersebut, diduga terkait penyebaran berita hoax di  Media Sosial (Medsos), atau aplikasi WhatApps.

Azharuddin Kades Sungai Ulak, saat dikonfirmasi jejakjambi.com membenarkan penangkapan IRT yang dituding melakukan penyebaran kabar hoax tersebut.

“ Iya benar, ada IRT atas nama Surya Elinda yang tak lain warga Sungai Ulak, diamankan aparat Polda Metro Jaya tadi pagi. Dan saya sendiri ikut serta dalam penangkapan tersebut sebagai saksi,” Ungkap Azharudin yang akrab disapa Uncu ini, saat dibincangi jejakjambi.com.

Hoax  soal apa hingga membuat IRT tersebut harus berurusan dengan aparat? Mensikapi pertanyaan tersebut Azharudin alias Uncu mengaku, sepengetahuanya dirinya yang Ia dapat informasi dari aparat, dugaan hoax yang di sebar Surya Elinda, terkait tudingan kabar roti beracun yang ada dalam koper, saat massa aksi damai depan kantor Bawaslu RI beberapa waktu lalu.

“ Itu sepengetahuan saya yang saya dapat informasi dari aparat. Informasi tersebut diduga terus menerus di sebar luaskan oleh Surya Elinda melalui Medsos. Selain itu dalam kasus ini, juga ada pelapor dengan inisial AA,” Jelas Azharudin, seraya mengatakan jika IRT Surya Elinda sudah diterbangkan menuju Polda Metro Jaya, beberapa jam usai penangkapan.

Terpisah informasi yang didapat media ini, dari aparat jika penangkapan IRT Surya Elinda tersebut, tidak lepas dari surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh Polda Metro Jaya, Jakarta dengan nomor Nomor SP.kap/114/V/Res.2.1./2019/Dit.Reskrim. serta laporan polisi dengan nomor LP/B/0461/V/2019/BARESKRIM, tangal 13 Mei 2019.

Berikut kutipannya, dalam rangka tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik dan atau penyebaran berita bohong (Hoax) yang mencemar nama baik pelapor serta intansi polri khususnya, Baintelkam polri melalui media sosial (whatsApp), sebagai mana dimaksud dalam pasal 27 ayat (3).

IPTU Hairunnas kasat Reskrim Polres Merangin juga membenarkan penangkapan IRT yang diduga melakukan penyebaran hoax tersebut.

” Kita hanya mendampingi penangkapan, dugaan sementara itu tadi penyebaran berita hoax. Dan yang melakukan penangkapan langsung dari aparat Polda Metro Jaya,” Tegas IPTU Khairunnas. (*)

REPORTER : Edo Guntara
EDITOR : Chatur























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here