Ini “Surat Sakti” Pengakuan Warga Diatas Materai..! Terkait Dugaan Pungli Prona..!

809
Surat Pengakuan Warga/dok jejakjambi.com

MERANGIN,- Kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli) pembuatan sertifikat prona di Bumi Merangin  masih terus mengalir. ‘Bak ibarat bola salju’, kasus demi kasus dugaan Pungli pembuatan sertifikat prona ini, terus menggelinding dan berpotensi makin membesar.

Sejauh ini, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Merangin, ‘kuekue’ menyangkal tudingan demi tudingan atas dugaan Pungli pada pembuatan sertifikat prona tersebut, seperti pemberitaan sebelumnya.

Dan baru – baru ini, jejakjambi,com mendapati surat  pengakuan warga diatas materai 6 ribu, jika warga yang tak ingin namanya dicatut ini, mengaku jika dirinya sempat membayar uang tunai Rp 1,5 Juta untuk mendapatkan sertifikat prona, di tahun 2017 lalu.

Bahkan  masih dari pengakuan warga yang lagi lagi minta namanya dikaburkan saja ini, , jika dana sebesar Rp 1,5 Juta tersebut diserahkan terhadap pria berinisial Ar yang tak lain, panitia pembuatan sertifikat prona untuk wilayah Simpang Limbur, Pamenang Barat, Merangin.

Sekedar mengingatkan pembaca, jika inisial Ar beberapa waktu lalu, sempat dilaporkan Lembaga Garuda Muda Indonesia (LGMI), Merangin, dibawah koordiantor fitri, ke Mapolres Merangin, terkait aksi dugaan pungli prona, yang menyeret nama-nya.

Dan terkait tudingan tersebut, lagi – lagi Ar yang juga wakil BPD Desa Simpang Limbur, Pamenang Barat, saat dikonfirmasi ulang jejakjambi.com, tetap ‘ngotot’ jika itu sama sekali tidak benar.

” Itu sama sekali tidak benar, saya hanya mengambil dana sesuai dengan aturan SK Tiga Menteri atau senilai Rp 200 ribu untuk pembuatan sertifikat prona tersebut. Selebihnya saya tak pernah melakukan itu. Ini sudah sangat keterlaluan,” Sangkalnya, seraya minta persoalan ini, jangan terlalu dibesarkan. (*)

REPORTER : Chatur













LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here