Ini Merangin Bung…! Rokok Berologo Luffman “Tanpa Pita Cukai” Marak Beredar di Pasaran?

835
POTRET : Tampak rokok berlogo Luffman, tanpa pita cukai./foto jejakjambi.com

MERANGIN,JEJAKJAMBI,- Bumi Tali Undang Tambang Teliti Merangin, sepertinya masih menjadi magnet tersendiri, bagi para pelaku bisnis rokok tanpa pita cukai resmi, yang erat hubungannya dengan pajak, untuk memasok produk rokok-nya.

Terbukti, hasil penelusuran jejakjambi.com, disejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL), tak kurang dari enam bulan terakhir, pendistribusian salah satu rokok berlogo luffman, yang disinyalir rokok tanpa pita cukai ini, marak beredar dipasaran.

Berbagai (PKL), baik di berbagai pelosok wilayah Merangin, hingga pusat Kota Bangko menjadi target pasokan para pelaku bisnis rokok berlogo luffman tersebut.

Hasil bincang – bincang jejakjambi.com, dengan salah seoarang PKL yang menjual produk rokok berlogo luffman tersebut mengaku, jika dirinya sudah enam bulan terakhir menjual rokok luffman tersebut.

” Harganya murah, saya ambil dari salah satu agen berinisial Mul, dengan harga Rp 6500,-/bungkus. Dan rokok tersebut saya jual terhadap konsumen dengan harga Rp 8 Ribu/bungkus. Lumayan banyak pak penikmatnya sejauh ini,” Ungkap salah seoarang PKL wilayah Bangko, yang minta namanya diinisialkan Yup, saat dibincangi jejakjambi.com, baru – baru ini.

Diakui Yup, jika rokok luffman ini, sama sekali tidak terlihat pita cukai pajaknya, seperti rokok lain pada umumnya. ” Ada dua warna pilihan rokok luffman ini, selain warna merah, juga terdapat warna abu – abu gelap,” Timpal Yup lagi.

Soal rasa lanjut Yup, untuk rokok luffman warna merah, rasanya  tak jauh beda dengan rokok Malrboro merah, sedangkan warna abu abu tua, rasanya tak jauh beda dengan rasa rokok marlboro putih. Itu yang saya tahu soal rasa. Makanya penikmatnya cukup banyak lantaran harganya yang cukup murah, untuk produk harga rokok kemasan,” Ungkap Yup coba memberikan penjelasan terkait rasa rokok tersebut.

Tak hanya Yup, yang menjual rokok berlogo luffman, namun PKL lain berinisial Ris juga warga Bangko, mengaku sudah menjual rokok luffman tanpa adanya pita cukai tersebut sejak empat bulan yang lalu.

” Saya tak tahu siapa agenya, namun  sejauh ini saya mengambil rokok itu dengan pemasok yang mengaku bernama Mul. Memang rokok tersebut tanpa ada pita cukainya. Kalau rokok  ini bermasalah dengan hukum, jujur saya tak tahu pak ,” Timpalnya sedikit ketakutan memberikan informasi. Dari sederet informasi tersebut, mungkinkah aparat terkait tidak mengetahui hadirnya rokok tanpa cukai yang marak dijual dipasaran Merangin akhir – akhir ini? (*)

REPORTER : Chatur
























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here